Festival Kopi Karo Sukses Digelar

1
231

rikwan sinulinggaRIKWAN SINULINGGA. BERASTAGI. Deklarasi AKTK (Asosiasi Kopi Taneh Karo) dan Festival Kopi Karo (FKR) yang dilaksanakan pada tanggal 03-04 Oktober 2015 sukses digelar di Open Stage – Taman Mejuah-juah – Berastagi. Festival Kopi ini merupakan pertama kalinya diadakan di Taneh Karo sekaligus menyemarakkan hari kopi sedunia (International Cofee Day).

Festival Kopi Karo ini juga merupakan tonggak awal perjuangan untuk memperkenalkan dan mengangkat Taneh Karo sebagai salah satu sentra penghasil kopi di Indonesia. Seperti yang diungkakan oleh Ketua AKTK Willson R. Sembiring dalam orasinya, AKTK dan petani kopi Karo akan berjuang secara bersama-sama mengangkat derajat kopi Karo demi kesejahteraan petani kopi di Taneh Karo.

kopi rakyat t
Juara 1 yang sekaligus dinobatkan menjadi Putri Kopi Karo 2015: GRACE TITANI BR KABAN

FKR tersebut disemarakkan dengan berbagai acara diantaranya: Minum kopi bersama, lomba cipta lagu tentang kopi Karo, lomba fotografi dan hiburan oleh artis Karo Ibukota Tio Panta Pinem dan Plato Ginting serta artis Karo Elias Pranata Purba, Amsal Christy Sitepu, Ita Br Pelawi, Jovie Tarigan, Pasogit Perangin-angin dan Grafis Band. Para artis ini sangat mampu menghibur para petani kopi, para pengunjung dan tamu undangan yang memadati Open Stage-Taman Mejuah-juah – Berastagi.

 


[one_fourth]
[one_fourth]para finalis[/one_fourth]

Tidak kalah menarik acara spesial yang dihadirkan oleh Panitia FKR yaitu Pemilihan Putri Kopi Karo. Setelah dilakukan beberapa tahap penyaringan dan audisi, tersisa 11 finalis putri terbaik Taneh Karo yaitu : Cindy Prilly Br Sebayang (Desa Perbesi), Yolanda Silvia Dame Yanti Br Ginting (Kabanjahe), Grace Titania Br kaban (Desa Sumbul), Heristiani Br Tarigan (Desa Surbakti), Natasha Br Ginting (Kabanjahe), Neni Jesenta Br Sembiring (Desa Raya), Sita Wenia Lestari Br Tarigan (Sibolangit), Alna Veronika Br Sembiring (Desa Rumah Rih), Rizka Tsani Br Sembiring (Desa Gongsol), Regi Andayani Br Ginting (Berastagi) dan Friska Nanda Pratiwi Br Perangin-angin (Kabanjahe).

Setelah mengikuti babak final dengan menunjukkan performance yang luar biasa mulai dari penampilan, menjawab pertanyaan-pertanyaan dari para juri untuk memperkenalkan kopi karo, memajukan pariwisata dan pertanian Taneh Karo serta pengetahuan umum lainnya dan poling SMS yang bekerjasama dengan Telkomsel sehingga menghadirkan Putri Kopi Karo 2015.

kopi rakyat 5
Penyerahan Tropi, Sertifikat dan hadiah oleh Ketua AKTK Wilson R. Sembiring.

Sebagai Juara I Grace Titania Br Kaban, Siswi SMK N 8 Medan (Perwakilan Desa Sumbul) sekaligus dinobatkan sebagai Putri Kopi Karo Tahun 2015. Juara II (Runner Up) Putri Karo 2015 Friska Nanda Pratiwi Br Perangin-angin, siswi SMKN1 Kabanjahe (Perwakilan dari Kota Kabanjahe) dan Juara III Cindy Prilly Br Sebayang, Mahasiswi Fak. Hukum USU (Perwakilan dari Desa Perbesi).

“Acara ini luar biasa. Selain sebagai Duta Kopi Karo, acara ini juga sebagai wahana bagi putri-putri terbaik yang Taneh Karo miliki saat ini dalam mengasah kemampuan dan kepercayaan diri mereka untuk terus maju ke jenjang lebih tinggi tingkat Nasional maupun Internasional,” Ungkap Karina Br Ginting salah seorang juri dalam pemilihan Putri Kopi Karo 2015 ini.

Ketua AKTK dan Panitia FKR menyadari masih banyak terdapat kekurangan dalam acara ini.

“Di samping waktu persiapan yang begitu singkat, keterbatasan dana, dan masih kurangnya dukungan dari pihak-pihak yang seharusnya sangat mendukung AKTK dan FKR ini, maka sebatas inilah yang bisa kami lakukan sampai saat ini. Kami Pengurus AKTK dan Panitia FKR sudah melakukan yang terbaik yang bisa kami lakukan,” jelas Ketua Panitia Benson Kaban.

Menurut Ketua AKTK Wilson Sembiring, ini baru awal dan FKR. Direncanakan akan menjadi salah satu agenda rutin AKTK dan ke depannya AKTK berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat terutama Petani Kopi di Taneh Karo.

“Biji Kopi sudah menancapkan akarnya di bumi Taneh Karo ini. Hujan sudah membasahi tanah tempatnya menancapkan akarnya. Petani sudah menguras keringat untuk memelihara kopi Karo ini. Oleh karena itu, mari bersama-sama berusaha dan berjuang agar petani kopi Karo ini juga bisa menikmati hasil jerih payahnya sendiri,” kata Willson Sembiring.

kopi rakyat 6
Saat para kontestan diwawancarai oleh juri. Lihat juga video di bawah.

Atas suksesnya acara FKR Perdana ini, selaku Ketua Panitia, Benson Kaban mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh Panitia FKR dan Pengurus AKTK yang telah berjuang tanpa lelah dalam mempersiapkan acara. Juga kepada para sponsor yang sudah mendukung diantaranya Kopi Torabika, Gudang Garam, Biscuit Roma, Telkomsel, PT. BPR NBP 15 Berastagi, Radio Gray FM, Radio RBK, N. SURBAKTI pajak daging No. 5 Kabanjahe dan PT. Multi Abadi Management.

“Begitu juga halnya para seniman dan artis yang dengan semangatnya luar biasa tanpa pamrih kami selaku Panitia FKR dan Pengurus AKTK sangat berterimakasih atas kontribusinya. Tidak lupa kepada para pengunjung, undangan dan khusunya kepada Para Petani Kopi yang kami cintai di seluruh Taneh Karo, terimakasih atas dukungannya yang luar biasa terhadap AKTK. Pada kesempatan ini, AKTK juga mengajak Pemkab Karo beserta dinas-dinas terkait, pengusaha kopi, pemerhati kopi, pihak perbankan dan seluruh lapisan masyarakat Taneh Karo. Mari bersama kita perjuangkan Kopi Karo menjadi salah satu Kopi yang diakui kualitasnya di tingkat nasional maupun internasional,” kata Benson.



1 COMMENT

  1. Sering kita dengar ‘kopi gayo’, segera juga akan terdengar ‘kopi karo’ dengan adanya inisiatif dan kegiatan bagus seperti ini. Dataran tinggi Gayo dan dataran tinggi Karo sama-sama tingginya dan sama-sama suburnya. Bahkan orangnya juga mirip dari segi introversinya hehehe . . .
    Teruskan krasi dan trobosan kopi karo sehingga satu waktu bisa mengglobal.

    MUG

Leave a Reply