Sabarita Ginting Sesalkan Perginya Pengungsi Rohingya Yang Tewas Lakalantas

0
176

Supir KPUM 23 Sukses Perawani Pacar di Malam Tahun BaruIMANUEL SITEPU. DELITUA. Abdul Hasyim (19), seorang pengungsi Rohingnya (Myanmar) yang ditempatkan di Hotel Pelangi, Jl. Jamin Ginting, Kelurahan Mangga (Medan Tuntungan) tewas setelah mengalami kecelakaan lalulintas [Rabu  7/10: Malam].


Data diperoleh Sora Sirulo menyebutkan, korban berangkat ke Kabupaten Langsa (Nanggroe Aceh Darussalam) [Selasa 6/10: sekira 10.00 wib] dengan tujuan menemui keluarganya yang juga sebagai pengungsi di Langsa dengan merental mobil sedan warna abu-abu. Di tengah perjalanan, mobil yang dikemudikan Abdul mengalami kecelakaan lalu lintas setelah menabrak tiang listrik dan dia akhirnya tewas di tempat.

rohinghnya 1

Kasus Lakalantas tersebut selanjutnya ditangani Unit Laka Polres Langsa. Mengingat korban merupakan pengungsi Rohingnya yang ditempatkan di Medan, jenazah Abdul Hasyim kemudian dikirim ke Medan. Tiba di tempat lokasi pengungsi di Hotel Pelangi Jl. Jamin Ginting, Padangbulan (Medan) [Jumat 9/10: sekira 05.00 wib].

M. Nur (27), salah satu pengusi yang juga merupakan rekan korban tinggal di Hotel Pelangi tidak meyakini  kalau Abdul Hasyim tewas akibat mengalami laka lantas.

“Saya tidak yakin Abdul Hasyim tewas karena kecelakaan lalu lintas. Saya rasa kematiannya ada kejanggalan dan tidak wajar. Makanya kami minta agar jenazah teman saya kembali divisum,” kata M. Nur.

 


[one_fourth]Sabarita Ginting Menyayang-kan Tapi Memaklumi[/one_fourth]

Kepala Bidang Intelijen penindakan informasi dan komunikasi dari kantor Kemunkumham divisi keimigrasian Sumatra Utara, Sabarita Ginting, saat diwawancarai di lokasi Hotel Pelangi mengatakan, sangat menyayangkan tindakan salah satu pengungsi meninggalkan tempat pengungsian tanpa izin.

“Sangat kita sayangkan ada pengungsi meninggalkan tempat tanpa izin dari siapa pun. Tapi, memang kita tidak bisa menghukum mereka karena kita juga memanusiakan mereka,” kata Sabarita Ginting yang alumni Fakultas Sastra USU (Medan) ini dan terkenal ramah dan lemah lembut ini.

Di tempat terpisah, Kapolsek Delitua, melalui Kanit Reskrim Iptu Jonathan membenarkan seorang pengungsi Rohingnya tewas mengalami Lakalantas di Kabupaten Langsa Aceh.

“Korban tewas bukan karena penganiayaan, tapi Lakalantas di Langsa Aceh, kemudian minta dimakamkan di Medan. Jadi, bukan korban pembunuhan,” katanya.

Leave a Reply