Kolom Wijayanto W. Aji: 77 Prestasi Kerja Setahun Jokowi-JK (2)

0
191

II. Bidang Ekonomi dan Infrastruktur

 

Wijayanto 71. Proyek pertama adalah pembangunan Kilang Minyak Bontang dengan kapasitas minimum 235 ribu per hari senilai Rp60 triliun. Status lahan untuk proyek ini telah dinyatakan siap. Pendanaan proyek ini menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Lelang untuk penunjukkan KPBU ditargetkan selesai pada Desember 2015.

2. Proyek kedua adalah Pengelolaan Air Minum Semarang Barat dengan nilai investasi Rp765 miliar. Lelang proyek ini akan dilakukan Pemkot Semarang dengan target waktu pekan ketiga Juni 2015.

3. Proyek ketiga adalah Jalan Tol Balikpapan-Samarinda dengan investasi Rp11,4 triliun. Pembebasan lahan untuk proyek ini sudah 86 persen. Lelang untuk skema KPBU proyek ini ditargetkan September 2015.

jokowi 114, Proyek keempat adalah revitalisasi tiga bandara berskala kecil dan menengah. Tiga bandara ini merupakan proyek percontohan dari rencana pengembangan 10 Bandara. Revitalisasi tiga bandara ini berlokasi di Bandara Raden Inten II, Lampung, Bandara Mutiara, Palu dan Bandara Labuan Bajo, Komodo. Pemerintah pada awal Juni akan memastikan tiga proyek ini akan menggunakan skema KPBU atau membentuk Badan Layanan Umum.

5. Proyek kelima adalah transmisi listrik ‘High Voltage Direct Current’ (HVDC) Interkoneksi Sumatera Jawa (ISJ) dengan nilai investasi Rp20 triliun. Finalisasi pengadaan lahan ditargetkan pada kuartal III 2015.

6. Proyek keenam adalah Empat ruas jalan tol Sumatera yakni Medan-Binjai, Palembang-Indralaya, Pekanbaru-Dumai, dan Bekauheni-Tebanggi Besar. Nilai investasi empat ruas ini mencapai Rp30 triliun. Pemerintah telah menyusun Perpres Nomor 100/2014 untuk pengerjaan empat ruas tambahan yakni Tebanggi Besar-Pematan Panggang, Pematang Panggang-Kayu Agung, Palembang-Tanjung Api-Api dan Kisaran-Tebing Tinggi oleh PT Hutama Karya. Total pelaksanaan proyek delapan ruas ditargetkan Juni 2015.

7. Proyek ketujuh adalah pembangunan Proyek Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batang, Jawa Tengah senilai Rp40 triliun dengan kapasitas 2.000 MW. Pembebasan lahan untuk proyek ini belum 100 persen. Segala hambatan dalam proyek ini, seperti pembebasan lahan dan penetapan revisi izin lingkungan ditargetkan selesai awal Juni 2015.

8. Proyek kedelapan adalah kereta api ekspress Bandara Soekarno Hatta dengan nilai investasi Rp24 triliun. Pemerintah menargetkan pada awal Juni sudah melakukan penetapan teknologi dan peralihan tanah BMN pengadaan lahan publik.

9. Proyek kesembilan adalah moda Kereta Api Kalimantan Timur untuk pengangkutan barang. Proyek ini sudah diminati serius oleh investor Rusia. Nilai investasi untuk proyek ini diperkirakan mencapai USD3,5 miliar atau sekitar Rp4,5 triliun. Namun, saat ini masih terjadi perundingan antara investor tersebut dengan Kementerian Perhubungan mengenai status kereta api tersebut apakah kereta api khusus atau kereta api umum. Penentuan status kereta api ini beserta payung hukumnya ditargetkan pada awal Juni 2015.

jokowi 13
Jokowi bersama para pengungsi korban erupsi Gunungapi Sinabung di Dataan Tinggi Karo.

10. Proyek kesepuluh adalah transmisi listrik di Sumatera sebesar 500 kv senilai Rp35 triliun. Transmisi ini dibutuhkan untuk mengalirkan listrik dari PLTU Sumatera Selatan ke wilayah utara Sumatera. Awalnya proyek ini akan dikerjakan melalui penunjukkan langsung kepada lima BUMN. Namun, karena belum adanya landasan hukum mengenai penunjukkan langsung itu, akhirnya diputuskan menggunakan lelang dengan target Agustus 2015

11. Kabinet Jokowi telah menuntaskan proyek yang mangkrak yaitu Jalan Tol Cikopo-Palimanan di Provinsi Jawa Barat, yang selesai pembangunannya dan resmi beroperasi pada 12 Juni 2015

12. Kabinet jokowi juga menuntaskan proyek Jembatan DR. Ir Soekarno di Provinsi Sulawesi Utara, yang selesai pekerjaannya dan diresmikan pada 28 Mei 2015

13. Kabinet jokowi juga telah menuntaskan proyek mangkrak yaitu Jembatan Merah Putih di Provinsi Maluku, yang hingga saat ini telah menunjukkan perkembangan 90,8%

14. Jokowi juga telah menuntaskan Bendungan Jatigede di Provinsi Jawa Barat, yang sudah mulai diisi air pada 31 Agustus 2015

15. Kabinet Jokowi juga telah membereskan Bendungan Nipah di Provinsi Jawa Timur, yang siap digenangi November 2015 dan Bendungan Bajul Mati di Provinsi Jawa Timur

16. Kabinet jokowi telah menuntaskan Pembangunan Jembatan tayan di Provinsi Kalimantan Barat, dengan perkembangan konstruksi fisik yang sudah mencapai 96%

17. Kabinet jokowi telah menaikkan anggaran Dana desa sebesar 122% dengan nominal 20.7 Trilyun untuk tahun anggaran 2015

18. Adapun untuk mewujudkan kedaulatan pangan di dalam negeri, tahun 2015 mulai dibangun 13 waduk dengan dana APBN senilai Rp. 9 triliun.6 dari 13 waduk akan dibangun di Luar Pulau Jawa, yaitu Waduk Keureuto di Aceh, Waduk Lolak di Sulawesi Utara, Waduk Bintang Bano, Tanju dan Mila di NTB serta Waduk Tapin di Kalimantan Selatan.Sementara 2 Waduk akan dibangun di Pulau Jawa, yaitu Waduk Kariyan di Banten dan Waduk Logung di Jawa Tengah. Pada Desember ini, Waduk Keureuto, Kariyan dan Logung sudah ditender. Ditargetkan, pembangunan waduk tersebut dalam kurun waktu tiga tahun sudah selesai.

19. Kabinet jokowi juga telah mencanangkan program sejuta rumah sejak april 2015 yang sudah terbangun 512.928 unit

jokowi 1520. Kabinet jokowi proses membangun 24 pelabuhan untuk mendukung proyek tersebut. Dari catatan Bappenas, anggaran yang dibutuhkan untuk membangun 24 pelabuhan tersebut mencapai Rp 39,5 triliun.24 Bandara tersebut antara lain di Banda Aceh (Rp 1 triliun), Kuala Tanjung (Rp 3 triliun), Belawan (Rp 3 triliun),Dumai (Rp 1,5 triliun), Batam (Rp 3 triliun), Padang (Rp 1,5 triliun), Pangkal Pinang (Rp 1,5 triliun), dan Panjang (Rp 1,5 triliun).Adapun pelabuhan yang dibangun di Pulau Jawa adalah Tanjung Priok, Cilacap, dan Tanjung Perak, masing-masing Rp 1,5 triliun.Untuk Kalimantan, pelabuhan akan dibangun di Pontianak (Rp 1,5 triliun), Palangkaraya (Rp 1 triliun),Banjarmasin (Rp 1,5 triliun), serta Maloy (Rp 1 triliun)

21. Kabinet Jokowi telah mengucurkan 2.5 trilyun untuk membangun akses perbatasan yang menghubungkan dengan Malaysia, Timor Timur dan Papua Nugini

22. Kabinet Jokowi berhasil menarik dana investor asing hingga semester I 2015 sebesar 295,7 Trilyun demi menggerakkan ekonomi dan penyerapan penganguran dinegeri ini

23. Kabinet Jokowi juga telah berhasil membangun kerjasama dengan china melalui kerjasama B to B antara BUMN kita dengan BUMN china untuk pembuatan kereta api cepat Jakarta Bandung yang menelan investasi 74,8 trilyun rupiah

24. Kabinet jokowi juga telah berhasil melakukan deregulasi dan debirokrasi yang dapat mempercepat proses investasi melalui program reformasi struktural yang memangkas ijin dan waktu proses investasi sehingga dapat menarik banyak investasi masuk

24. Kabinet Jokowi juga telah berhasil menguatkan nilai kurs rupiah yang awalnya melemah di Rp 14.800 menjadi 13.357 per dollar amerika

25. Kabinet jokowi telah melakukan penggarapan system tranportasi massal terpadu di JADETABEK mulai dari MRT, LRT, Bus Kota hingga kereta cepat Jakarta Bandung yang bertujuan mengatasi macet Jakarta

jokowi 1626. Kabinet jokowi telah melakukan pengembangan system pengendali banjir Jakarta melalui program pembenahan kali ciliwung ,sodetan banjir kanal timur dan revitalisasi waduk waduk di Jakarta

27. Kabinet Jokowi telah berhasil memberikan subsidi pada Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari yang awal 22% menjadi 12% di 2015 dan nanti awal tahun 2016 menjadi 9% demi menggerakkan ekonomi rakyat dan keberpihakan pada rakyat kecil

28. Kabinet Jokowi telah berhasil meningkaatkan surplus neraca perdagangan kita menjadi 1,2 milyar dollar pada September 2015 atau sejak bulan juni 2015 surplus neraca perdagangan meningkat tajam

29. Kabinet Jokowi telah berhasil mengarahkan industri ponsel luar negeri untuk memproduksi ponsel di Indonesia seperti Oppo, Samsung Xiomy dan Lenovo

30. Kabinet Jokowi selama semester I 2015 telah berhasil menarik investasi sektor riil dengan dibangunnya 970 pabrik makanan dan minuman, 378 pabrik textil baru, 100 pabrik sepatu, dan 156 pabrik furniture sehingga mampu menambah daya dobrak dalam menggerakkan ekonomi nasional (BERSAMBUNG)


Leave a Reply