IMKA-FH USU Akan Gelar Seni Karo di Medan

1
180

Esra BarusESRA BARUS. MEDAN. Sebagai mahasiswa/i Karo yang masih memegang teguh adat dan budayanya, kita menginginkan agar adat dan budaya Karo dilestarikan serta dijaga oleh para generasi muda; khususnya generasi muda Karo. Untuk itu, Ikatan Mahasiswa/i Karo mengadakan Gendang Guro-guro Aron atau biasa yang disebut Mburo Ate Tedeh sebagai pelestarian Kebudayaan Karo.

Demikian dikatakan oleh Ketua Ikatan Mahasiswa Karo (IMKA) Erkaliaga Fakultas Hukum USU, Medan (Tommy Aditia Sinulingga) kepada Sora Sirulo pagi tadi [Sabtu 31/10].

erkaliaga 3
Rapat panitia dalam mempersiapkan pagelaran budaya ini.

Untuk itu pula, IMKA Erkaliaga Fakultas Hukum USU akan mengadakan Gendang Guro-guro Aron di Jambur Kilap Sumagan 28 November 2015 yang akan datang [dari Pkl. 19.30 Wib sampai selesai].

Guro-guro aron ini akan menampilkan sepasang perkolong-kolong (Lukas Sembiring & Sri Dewi Br. Tarigan) dan bintang tamu Tio Fanta Pinem. Bertindak sebagai MC adalah Bejeng Ginting dengan Cot Special performance. Acara ini juga akan menampilkan gendang lima sendalanen dan ndikkar (Sanggar Nggara Simbelin)  dan Gundala-Gundala. Musik pengiring utama adalah kibot yang dimainkan oleh Batu Tarigan.

Adapun thema dari acara adalah “Suanken Biak Erbudaya Gelah Turah Kebenaren Ras Keadilen” dan sub thema “Marilah kita tingkatkan semangat berbudaya bersama dengan IMKA ERKALIAGA FH USU Melestarikan kebudayaan Karo, karena masyarakat berbudaya adalah mereka yang menanam kebenaran dan keadilan di dalam kehidupannya”.

erkaliaga 2

“Kami mengundang khalayak ramai untuk datang menyaksikan dan memeriahkan acara ini,”   Tommy Aditia Sinulingga mengakhiri percakapan.

Foto head cover: Latihan aron penari untuk acara guro-guro aron.

1 COMMENT

  1. Inisiatif ini sangat terpuji, pemuda dan mahasiswa sebagai pelopor pelestarian kultur dan budaya satu suku bangsa (Karo). Kultur dan budaya tiap daerah adalah penyangga kultur/budaya nation Indonesia. Arus besar dunia dalam penghancuran satu nation dari segi kultur dan budaya dan juga moral hanya bisa dicegah dengan kebangkiran dan pelopor anak-anak muda dan mahasiwa. Karena itu sikap IMKA ini sangat dielu-elukan kehadirannya dalam segi pelestarian budaya ini, jangan sampai tergerus dari pengaruh berbahaya yang semakin terlihat didalam masyarakat, seperti kekerasan, penghianatan, yang bikin perceraian/kekerasan rumah tangga, macam-macam sex seperti homo sex,, lesbi sex, film-film takhyul, + narkoba dan HIV.
    Ayo IMKA sambil kuliah dan kerja nyata mempertahankan dan mengembangkan kultur/budaya nation Indonesia ini.

    MUG

Leave a Reply