KPU Karo Mengajak Kelompok “Aron” Tidak Golput Pilkada Karo

0
109

rikwan sinulinggaRIKWAN SINULINGGA. KABANJAHE. KPU Karo menggelar pekan sosialisasi dalam meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Karo pada 9 Desember mendatang. Dalam sosialisasinya yang dihadiri kelompok marginal yaitu aron atau pekerja di lahan pertanian di Kabupaten Karo, KPU Karo mengajak agar tidak menjadi Golput dalam Pilkada Kabupaten Karo nanti.

Tatap muka ini dibuka oleh Komisioner KPU Karo Jesaya Pulungan, dilanjutkan pemaparan materi oleh Komisioner KPU Karo Gemar Tarigan dan Rahel Sukatendel di Kantor KPU Karo Jl. Selamat Ketaren, Komplex DKR Kabanjahe [Kamis 12/11].

Dalam materinya, Komisioner KPU Karo Gemar Tarigan membeberkan tentang teknis pemungutan suara di TPS, suara sah dan tidak sah beserta pasangan calon yang akan dipilih. Sementara Komisioner KPU Karo Rahel Sukatendel dalam sosialisasinya menyampaikan tentang komunikasi persuasif yang berpotensi dalam meningkatkan partisipasi pemilih.

kpu 8“Kelompok aron berpotensi besar dalam mensosialisasikan hari H pada 9 Desember mendatang agar mengajak teman-temannya sesama aron datang ke TPS dalam menentukan pilihannya 1 dari 7 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karo. Ajakan untuk datang ke TPS hendaknya disampaikan juga pada keluarga, tetangga dan anggota masyarakat lainnya yang dijumpai, agar kita semua jangan Golput,” ujar Komisioner Devisi Sosialisasi, Data dan Informasi ini.

Selain menyapa pemilih aron, Rahel juga mengajak para pekerja pertanian tersebut untuk menjawab sejumlah pertanyaan yang diajukan seputar Pilkada 2015. Tidak susah tapi terpenting bisa diingat oleh kelompok marginal tersebut tentang tanggal dan bulan hari H, siapa peserta dan siapa peserta.

Pertanyaan tersebut dijawab oleh seorang ibu muda beru Kaban, Ibu Manula dan pria merga Tarigan. Disambut tepuk tangan riuh para peserta karena bisa menjawab pertanyaan Komisioner Rahel Sukatendel. Teman-teman aron minta hadiah karena teman-temannya bisa menjawab pertanyaan sang Komisioner. Menjawab hadiahnya adalah makan bersama, tidak mengurangi keceriaan para peserta yang hadir kembali diberikan tepuk tangan.

Pertemuan tatap muka siang itu menambah keceriaan para kelompok marginal tersebut yang terkadang keberadaan mereka yang sehari-hari bekerja di lahan pertanian terkadang minim memperoleh informasi Pilkada.

“Itu sebabnya dengan adanya kegiataan tatap muka tersebut merupakan kesempatan emas buat kelompok tersebut untuk menyakinkan dirinya agar tidak Golput tapi datang ke TPS menentukan pilihannya pada 9 Desember mendatang,” urai Rahel.

Leave a Reply