Kolom Wijayanto W. Aji: Gajah Mafia Mulai Belingsatan, Konsolidasi Senyap Terus Digelar

0
189

wijayanto 8Jrrrrrrreeeeeeeennnnnggggg …. Nah lho, makin seru nich ketika gajah besar mengumpulkan para kuda dari teman koalisinya yang merupakan agenda lanjutan pertemuan kemarin. Lalu ke mana arah anginnya dari matriks politik jelang MKD (Majelis Kehormatan Dewan) bersidang pekan depan? Ada 4 skenario ketika menyikapi Setya Novanto (SN) versi para gajah berkonsolidasi senyap:

1. Para pion pion yang duduk di MKD akan diupayakan mati-matian menggiring logika forum MKD dengan mengambil celah UU MD3 untuk mengarahkan keputusan terhadap SN seringan mungkin yang endingnya hanya akan dapat teguran kedua setelah Trump Gate diputuskan.

Menurut sumber think tank memainkan logika UU MD3 akan dikomandoi Sekjen Golkar langsung, alumni HMI yang jago memainkan konstitusi demi kepentingan pribadi serta golongan dengan penggerak lapangan lintas fraksinya ala Ade komarodin dan Bambang Soesatyo

setya novanto 32. Andaikan kubu para gajah pendukung Jokowi ngotot bahwa tindakan Setya Novanto sudah kategori mengganjal di tikungan dan fatson politik yang terlanggar, dengan menghendaki keputusan teringannya adalah pemecatan, mereka akan memainkan UU MD3 dengan sepakat mengganti SN. Tapi, penggantinya harus dari Golkar sendiri dan permainan tersebut akan dimainkan saat Paripurna DPR untuk keputusan soal SN.

Menurut sumber kontrol, akan dikendalikan oleh para gajah langsung dengan ARB sebagai komandannya. Pelaksana lapangan dikontrol oleh Fadel Muhammad, Ade Komaroden dan Bambang Susatyo dengan disokong Fadli Zon, Fahri Hamzah dan Djan Fariz serta tim lobbynya Idrus Marham.

3. Skenario jika yang dimainkan tetap memecat SN dengan desakan dari anggota DPR adalah mosi tidak percaya dengan tujuan endingnya adalah kocok ulang pimpinan DPR dengan mendesak revisi UU MD3. Ini agar celah untuk kocok ulang dapat terwujud. Maka, ini baru pertempuran seru antar gajah dalam memperebutkan pimpinan DPR.

Tim lobby KMP akan berhitung matrikulasi kekuatan dengan menghitung celah permainan di Paripurna DPR. Andaikan hitungan matriksnya KMP masih menang maka akan dibuat sandiwara ala permainan keputusan APBN 2016 dengan tetap seolah olah kalah tapi bargainingnya untuk tidak gaduh harus minta jatah palak. Lobbyingnya Idrus Marham lewat Luhut untuk minta lahan aset yang bisa digarap KMP.  Tapi, endingnya, pimpinan tetap dari mereka semua.

setya novantoAndaikan matriksnya kalah maka tim pengacau logika DPR seperti Bambang Susatyo, Fahri Hamzah, Fadli Zon dan Idrus Marham akan beropini lewat media sementara tim senyapnya akan mencoba menggembosi hingga matrikznya berubah.

Andaikan masih kalah pun tim lobby mereka akan memainkan isue pelanggaran UU terutama UU Minerba yang berkaitan dengan ekspor konsentrat oleh Freeport yang dianggap mereka bisa mengarahkan Jokowi pada upaya impeachment. Ini adalah karena Sudirman sebagai pihak Jokowi telah menyetujui langkah Freeport yang melanggar UU. Untuk proses bargaining kasus maka Golkar lah jagonya yang ending dealnya kasus SN jadi “Masuk angin lagi”.

Semua itu akan mulai jelas ketika MKD sudah bersidang dan arah pendulum politik akan berubah terus melihat kondisi kekinian serta pembacaan terhadap langkah gajah-gajah pendukung Jokowi yang berkonsolidasi senyap dengan langkah terkini yang belum terpetakan.

Mari kita awasi bersama setiap moment MKD bersidang dan terus suarakan kompromi senyap antar dua kubu yang merugikan bangsa ini ke depannya karena ketransparannya mereka telah tergadaikan.

Leave a Reply