Kolom Joni H. Tarigan: Pertentangan dan Semangat Hidup

0
173

joni hendra tariganSemakin banyak kita ingin terlibat dalam suatu persoalan, maka dalam waktu yang bersamaan kita sebenarnya punya kewajiban untuk menggali sedalam mungkin atas suatu persoalan atau informasi tersebut. Karena kita ini sekarang berada di era dimana informasi itu dapat dengan cepat beredar, maka hak dan kewajiban kita terhadap dampak moral dari sesuatu yang kita utarakan. 

Mengenai fakta-fakta tentang JK dan RJ LINO, saya kira fakta itu ada. Akan tetapi, persepsi terhadap fakta itu yang akan memberi dampak moralnya seperti apa.

JK senang pakai senjata kata-kata ’kebijakan tidak bisa dipidanakan’ yang kata JK adalah ’instruksi Presiden Jokowi’.  Ada nama Jokowi disebutkan, dan itu entah dipublikasikan lewat media apapun. Akan tetapi,  senjata ini tidak ada yang complain? Media pun tidak ada yang complain?

Tidak ada media yang mengatakan apa yang dikatakan seperti “instruksi presiden Jokowi”, bahwa itu adalah pencatutan. Lantas apa yang dilakukan oleh Ketua DPR, yang dilaporkan oleh menteri BUMN-Sudirman Said, dengan menyebut nama JOKOWI, media pun beramai-ramai mengatakan “Pencatutan nama President’? panji tengkorakSama-sama mencatut sebenarnya, tetapi satu jadi masalah, satu lagi tidak jadi masalah.

Tetapi, bagi saya, saya semakin senang dengan kondisi saat ini. Semakin banyak yang bertentangan muncul ke permukaan, bahkan sampai ke tingkat “elite”. Artinya, gelombang perubahan itu semakin nyata terjadi. Keyakinan ini juga membuat saya pribadi semakin bergairah menjalani kehidupan ini, semakin terpampang masa depan yang lebih baik. Saya juga yakin, masa depan yang lebih baik itu akan terjadi ketika kita menempuh tangga- tangga perjuangan.

Bahan untuk survive dalam keadaan terburuk, saya pernah berkata kepada diri sendiri: “Bahkan tanpa negara pun saya akan tetap survive dan berbuat kebaikan bagi orang lain.”

 

Salam semangat dan perjuangan,

Leave a Reply