Kolom Bastanta P. Sembiring: Please, Dekh. Saya Karo Bukan Batak!

0
147

bastantaSaya bukanlah penulis yang hebat dan terkenal ataupun dikenal, tetapi setidaknya ada beberapa artikel saya, baik yang dipublikasikan melalui sorasirulo.com atau blog pribadi saya yang dipublikasi ulang oleh website atau blog lainnya, baik dengan seizin saya maupun tidak.

Sebenarnya, bagi saya itu tidak masalah, karena dari semua tulisan saya kebanyakan berisi berita ataupun informasi tentang budaya Karo. Tujuan utama saya menulis, adalah memperkenalkan budaya Karo. Jadi, ini sesuatu yang positif, harusnya.

Akan tetapi, ada beberapa hal yang membuat saya sedikit jengkel sekaligus terheran-heran. Pasalnya, beberapa website/ blog yang mempublikasikan kembali tulisan saya itu tanpa memuat link sumbernya, atau siapa penulisnya.

Paling menjengkelkan lagi, adalah kegemaran mereka dalam mengubah judul yang kemudian membuat antara judul dan isi tidak lagi sejalan. Bahayanya, pernah sekali kejadian ada yang keberatan dengan artikel itu. Lha… kalau sudah begini ceritanya bastanta 8baru saya diseret-seret jadi terdakwa. Tapi, kalau nada pujian, si Mr Copypaste naik kuping seakan itu andilnya. Bisa dikatakan dalam bahasa Karo-nya, “Rimah-rimahta nge pepulungina, tempa ia si merdangsa“.

Satu lagi yang membuat saya terheran-heran, yakni kegemaran mereka merubah identitas saya. Saya ini orang Karo. Suku Karo asli lho. Kok hobi kali jadikan saya Batak. Please dekh! Saya ini Karo, bukan Batak. Dan yang saya tulis juga tentang Suku Karo, bukan Batak!

Bayangkan, saya mencurahkan perhatian bertahun-tahun menjelaskan dan membuktikan bahwa Karo Bukan Batak (KBB), tiba-tiba membaca tulisan sendiri di blog orang lain berjudul Aksara Batak Karo.

Mungkin Mr. Copypaste yang katanya serba tahu itu membaca tulisan ini akan menuduh saya cari sensasi. Terserah dia deh, saya kagak peduli. Yang penting saya ini Karo, bukan Batak dan tolong jangan sesuka hati anda merubah tulisan saya.

Bujur.

Leave a Reply