Sirulo TV: Pasar Buah Berastagi Seringan Sepi Pembeli

0
187

Fitri KaroFITRI KARO. BERASTAGI. Pasar Buah Berastagi yang memang diperuntukkan tempat belanja para wisatawan akhir-akhir kebanyakan sepi pengunjung yang datang berbelanja.

Sepinya pembeli terkait juga dengan menurunnya tingkat kunjungan wisata ke berastagi sejak terjadinya erupasi Gunung Sinabung (2010) yang tiada henti hingga sekarang. Erupasi ini sering mengakibatkan adanya hujan debu vulkanik yang dimuntahkan oleh gunung tertinggi di Sumatera Utara setelah Gunung Sibuaten itu. Debu vulkanik sering turun tepat di Kota Berastagi dan sekitarnya.

Erupsi belum berhenti, terjadi pula bencana kebakaran lahan dan hutan gambut di bagian lain dari Pulau Sumatra yang asapnya kadang-kadang menyelimuti Medan, pasar buah 3Sembahe, Bandarbaru, hingga ke Berastagi, Kabanjahe dan Tigabinanga. Ini juga membuat orang-orang malas bepergian meski di Akhir Pekan.

Kini, kemarau panjang telah berlalu, sehingga kiriman asap kebakaran tak lagi mengganggu. Akan tetapi, hujan deras yang sering terjadi di sepanjang perjalanan dari Medan ke Berastagi membuat ancaman longsor yang telah terjadi setidaknya 2 kali dalam seminggu terakhir ini. Longsor mengakibatkan kemacetana lalulintas dan kemacetan lalulintas menurunkan minat orang untuk berwisata.

Menurunnya minat berwisata jelas sekali menurunkan pembelian buah-buahan dan sayur-sayuran di Pasar Buah Berastagi meski buah-buah di sini dari kualitas sangat baik dengan harga terjangkau.

Di bawah ini kami terakan daftar harga-harga buah-buahan di Pasar Buah Berastagi hari ini [Kamis 3/12].

Biwa Rp. 100 ribu/ Kg

Fafino Rp. 15 ribu/ Kg

Jeruk madu super Rp. 20 ribu/ Kg

Kasmak Rp. 30 ribu/ Kg

Buah naga Rp. 30 ribu/ Kg

Ubi rambat super Rp. 10 ribu/ Kg

Ubi rambat biasa Rp. 5 ribu/ Kg

Terong Belanda Rp. 15 ribu

Mangga Rp. 10 ribu/ Kg

Markisa sirup Rp. 20 ribu/ botol

Strobery/ arbei Rp. 40 ribu/ Kg


Leave a Reply