Spanduk Tolak Politik Uang Disebar di 134 Desa Kabupaten Samosir

1
114

Janner SimarmataJANNER SIMARMATA. MEDAN. Pemerhati Sosial, Adat dan Budaya (PASADA) menyebar 134 spanduk yang berisi ajakan untuk menolak politik uang di Samosir. Spanduk juga mengajak untuk mensukseskan Pilkada Samosir.

“Penyebaran spanduk tolak politik uang ini dimaksudkan sebagai bentuk pendidikan politik kepada masyarakat menjelang pelaksanaan Pilkada Samosir 9 Desember nanti,” kata Wakil Ketua PASADA Kota Medan drs. Saragi Simarmata SE Ak MM [Jumat 4/12].

Spanduk itu akan dipasang hingga ke desa-desa bekerjasama dengan Ormas Kepemudaan dan Polres Samosir dan diharapkan pada hari senin, H-3 spanduk ini sudah terpasang semuanya.

“Saat ini PASADA sedang melakukan pelatihan-pelatihan kepada Tim Relawan Satgas Anti Politik Uang yang nantinya akan disebar ke beberapa TPS untuk memantau,“ kata Saragi.

Menurut Saragi, praktek Politik uang akan menjadi masalah yang serius, khususnya di Kabupaten Samosir. Sangat diperlukan gerakan yang bersifat massif dan diharapkan rakyat semakin sadar akan demokrasi. Pasangan calon dan partai politik juga harus melakukan pendidikan politik yang baik untuk masyarakat.

“Jika pilihan hanya didasarkan pada uang, maka yang akan rugi nantinya adalah masyarakat itu sendiri,” terang Saragi.

Selain mengkampanyekan “Pilkada Bebas Praktik Politik Uang” para pengurus PASADA juga mengajak agar semua masyarakat ikut berperan aktif dalam menyukseskan pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Samosir.

1 COMMENT

  1. “Spanduk itu akan dipasang hingga ke desa-desa bekerjasama dengan Ormas Kepemudaan dan Polres Samosir dan diharapkan pada hari senin, H-3 spanduk ini sudah terpasang semuanya.”
    Ini kegiatan yang bisa bikin dampak positif bagi masyarakat berfungsi sebagai pencerahan praktis, apalagi kalau bisa meggerakkan kepemudaan di daerah Samosir. Kegiatan seperti ini bagus sekali kalau daerah-daerah lain juga bisa menirukan dan menterapkannya.
    MUG

Leave a Reply