2 Kasus Pembunuhan di Namorambe Masih Misteri

0
417
imanuel sitepu 3


Data dikumpulkan oleh Sora Sirulo menunjukkan bahwa, dalam peristiwa pembunuhan terhadap Jhon Patar Ginting beserta Anik istrinya dan juga putri semata wayangnya Aisyah beru Ginting yang saat itu masih berusia 7 tahun, Polsek Namorambe dan Polres Deliserdang setidaknya sudah memeriksa 10 saksi. Namun, sudah 2 tahun berlalu, Tim Kusus yang dibentuk belum juga berhasil mengungkap siapa pelaku. Bahkan pertanyaan apa motif pembunuhan sadis itu tetap belum jelas.

kasus
Patar Ginting dan istrinya semasa hidup

Sebagaimana diketahui, Jhon Patar Ginting ditemukan tewas bersimbah darah di atas dipan kaki lima rumahnya di Dusun 2 Pondok Baru, Desa Suka Mulia Hilir (Kecamatan Namorambe). Istrinya Handayani alias Anik ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar mandi. Sementara, anak tunggal mereka Aisyah beru Ginting (7) tewas dengan kondisi leher bekas luka gorok dalam posisi telentang di ruang tamu.

Peristiwa itu sontak menggegerkan Sumatera Utara.

kasus 2
Lastelma Latumahena (kanan) semasa hidup

Sementara itu, Lastelma Latumahena ditemukan tewas bersimbah darah di bawah pohon bambu tak jauh dari ladangnya. Dari hasil olah TKP yang dilakukan Polisi, sebelum ditikam secara bertubui-tubi, korban terlebih dulu melakukan perlawanan. Tangan kanan korban mengalami beberapa luka bekas sabetan senjata tajam. Untuk mengelabui, pelaku lalu melorotkan celana dalam nenek berusia 56 tahun tersebut. Sehingga kesannya, pembunuhan adalah berlatar belakang pemerkosaan.

Dari hasil olah TKP dilakukan, diketahui kalau korban dibunuh saat sedang bekerja di ladangnya. Selain luka sabetan pisau pada tangan, luka menganga juga terdapat pada dada dan leher wanita uzur tersebut.

Usai dibunuh, tubuh Lastelma kemudian dicampakan ke lembah tepatnya di bawah rumpun bambu. Awalnya, Polsek Namorambe mencurigai kalau pelaku pembunuhan keji itu adalah suaminya sendiri Wenfi Ginting.  Ironisnya, meski pembunuhan sudah genap setahun berlalu, tapi tak kunjung terungkap.







Leave a Reply