Diskusi Rencana Pengembangan Pertanian Karo (Bagian 1)

0
203

Laporan RIKWAN SINULINGGA (Berastagi)

 

rikwan sinulingga“Terkecil menjadi yang Terbesar,” inilah thema yang diusung oleh BPP (Balai Penelitian Pertanian) Kecamatan Dolat Rakyat (Kabupaten Karo) dalam diskusi dan silaturahmi yang dilaksanakan di BPP Kecamatan Dolat Rakyat itu [Rabu 16/12].

Diskusi ini dihadiri oleh:

– Sarjana Purba kepala BAPELUH (Badan Penyuluhan)

– Asmona Perangin-angin (Camat Dolat Rayat)

– Sagala dari KUPT (Kepala Unit Pelayanan Terpadu) Pertanian Kecamatan Dolat Rakyat

– PPL (Petugas Penyuluhan Lapangan) Kecamatan Dolat Rakyat

– Andri Yono dan Wibawa Pandia mewakili Penyuluh Pertanian Swasta

– para pengusaha pembibitan di Berastagi; al. Pembibitan Murni, Pembibitan Jingga dan Pembibitan Naga Bonar

– Pihak-pihak lembaga keuangan seperti halnya perwakilan PT BPR NBP (Bank Perkreditan Rakyat Nusantara Bona Pasogit) 15 Berastagi dan Koperasi Syariah Alkaromah atau disebut juga BMT Al-Karomah. Keduanya adalah pihak-pihak yang selama ini saling bekerjasama dalam mengembangkan pertanian di Kabupaten Karo.

Turut juga hadir perwakilan dari Poktan (Kelompok Tani) dan Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Kecamatan Dolat Rakyat.



Sarjana Purba dari BAPELUH menjelaskan betapa pentingnya kerjasama berbagai pihak yang saling mendukung meningkatkan kesejahteraan para petani. Diharapkan pertemuan-pertemuan seperti ini tidak hanya sekali saja. Dia mengharapkan agar pertemuan seperti ini lebih sering dilakukan dan memperluas pembahasan ke soal-soal proses penanaman sampai panen dan selanjutnya ke persoalan pengepakan (packaging), pemasaran dan promosi.

Sarjana Purba berharap agar didiskusikan juga bagaimana caranya produk-produk pertanian dari Kabupaten Karo bisa masuk ke pasar modern selain pasar tradisional seperti selama ini.

Adapun Camat Dolat Rakyat, Asona Perangin-angin mengatakan bangga melihat kenyataan banyak pihak selama ini sudah saling bekerjasama dalam satu tujuan mengembangkan pertanian di Kecamatan Dolat Rakyat demi kesejahteraan para petani. Selanjutnya dia mengharapkana agar kerjasama ini harus terus dibina dan berkesinambungan.

“Inilah yang bisa membuat kita besar. Berbagai pihak yang saling mendukung, duduk bersama, berdiskusi bersama untuk mencapai satu tujuan Sejahterakan petani Kabupaten Karo,” papar Asona Perangin-angin.

BERSAMBUNG




Leave a Reply