Kolom M.U. Ginting: TERUS TERANG TERBUKA

0
116

M.U. Ginting 2Sekarang semakin jelas sedikit apa itu FPI, hubungannya dengan penguasa (polisi) dan pertentangannya dengan forum masyarakat Sunda yang erat kaitannya dengan budaya lokal (kearifan lokal).

”Hari ini Masyarakat Sunda sendirian menerima perlakuan zalim aparat negara ini,” kata Ketua Forum Bersama Masyarakat Sunda, Farid Farhan.

Semakin terbuka persoalan FPI, sikapnya yang tak demokratis, apalagi juga dapat lindungan aparat kepolisian yang malah bikin ’perlakuan zalim’ terhadap masyarakat Sunda, maka semakin terbuka juga kegelapan dalam FPI. Arus besar keterbukaan memang semakin melanda berbagai kegelapan dari berbagai badan organisasi. Diantaranya banyak kemungkinan disusupi oleh elemen pemecah belah dari luar Indonesia.

Mari semua membantu masyarakat Sunda di Purwakarta, bantu menggalakkan keterbukaan sehingga semakin banyak kegelapan di atas meja, termasuk kegelapan FPI yang sudah lama jadi beban tersendiri dalam gerakan maju demokrasi negeri ini. Di sini dibantu pula dan ”dipelihara beberapa jenderal dari kepolisian,” menurut Farid. 

terang 5Hanya dengan KETERBUKAAN dan mengikutkan sebanyak mungkin warga/ publik, segala macam kegelapan sisa abad lalu bisa dihilangkan. Semua organisasi yang tak takut akan keterbukaan akan menjadi ujian kejujuran dan ketulusan dalam mengabdi bangsa ini.

Mengabdi bangsa dan memecah belah bangsa adalah dua soal bertentangan. Dalam proses keterbukaan, siapa yang mengabdi dan jujur akan terlihat jelas dan berbeda dengan yang memecah belah dan tak jujur. Apalagi kalau takut akan keterbukaan dengan memaparkan semua soal di atas meja serta diberi kesempatan kepada seluruh publik untuk menilai dan beri pendapat secara ramai-ramai. Artinya, melibatkan sebanyak mungkin rakyat dan terbuka pula bagi semua. Itulah tanda ketulusan mengabdi pada bangsa ini.  

Jangan seperti sidang MKD Setnov ditutup-tutupi karena katanya ada rahasia negara, seakan-akan rahasia negara itu bertentangan dengan kepentingan warga. Zaman rahasia-rahasiaan model NSA sudah lewat, sudah dibelejeti oleh Snowden.




Perjuangan untuk kepentingan warga adalah perjuangan terbuka, bukan perjuangan gelap atau harus digelapkan. Kalau Setnov mau berjuang untuk rakyat, bukalah semua perjuanganmu yang kau bilang untuk kepentingan rakyat Indonesia! Jangan rahasiakan dari rakyat! Jangan ’rahasia negara’ itu hanya kau ceritakan kepada MKD, atau MS, atau SS atau MRC.

Dalam soal FPI Purwakarta, jenderal polisi yang ’memelihara’ FPI supaya juga bisa berterusterang dan terbuka kasih argumen yang mendalam dan meyakinkan. Atas sikapnya yang pasti juga akan dipertahankan untuk ’mengabdi kepentingan’ rakyat Indonesia. Mari semua soal letakkan di atas meja. Rakyat dan publik butuh informasi soal perjuangan dan soal orang-orang yang berjuang untuk kepentingan rakyat.

Pejuang rakyat tak perlu merahasiakan perjuangannya, tetapi perlu mencerahkan kepada rakyat supaya rakyat/ publik juga bangkit ikut ambil bagian dengan semangat tinggi.  




Leave a Reply