Menjambret Perempuan Tionghoa, Pemabuk Medate Digudam Massa

0
133

imanuel sitepu 3IMANUEL SITEPU. DELITUA. Syahdan (35) warga Jl. Brigjen Katamso Gg. Setia (Medan Johor) medate alias babak belur digudam massa. Syahdan ketahuan menjambret dompet milik Lisna (59), seorang perempuan keturunan Tionghoa, warga Perumahan Andika, Kelurahan Titi Kuning (Medan Johor) [Senin 21/12: sekira 22.00 wib].


Data yang dihimpun oleh Sora Sirulo di Mapolsek Delitua kemarin [Selasa 22/12: Siang] menyebutkan, penjambretan yang dilakukan oleh Syadan berawal ketika Lisna baru saja pulang berbelanja di salah satu grey Indomaret, tidak jauh dari tempat tinggalnya. Sebelum beranjak pulang, dia saat itu sedang asyik berbincang dengan temannya di pinggir jalan, persisnya di atas trotoar.

jambret 5
Syahdan yang diamankan di Mapolsek Delitua.

Tiba-tiba korban dikejutkan dengan kedatangan Syahdan yang pada saat itu mengendarai Honda Beat BK 6755 AFY. Begitu mendekat, Syahdan langsung menjambret dompet milik Lisna berisi uang Rp 85 ribu yang dikepitkan di ketiaknya sebelah kanan. Lisna terkejut dan spontan berteriak jamblet… jamblet…

Rupanya teriakan korban direspon oleh masa yang pada saat itu sedang ramai. Pelaku yang mendengar teriakan korban langsung tancap gas. Sial bagi Syahdan, ia terjebak jalan macet. Masa pun langsung menangkap lalu menghajar Syahdan hingga medate dan hampir meripuk.

Masih beruntung bagi Syahdan nyawanya dapat diselamatkan. Pada saat kejadian salah seorang petugas Reskrim  Polsek Delitua yang pada saat itu melintas langsung mengamankan pelaku. Tidak lama berselang beberapa orang petugas Rskrim yang pada malam itu sedang piket selanjutnya membawa pelaku ke Mapolsek Delitua.




“Waktu itu aku baru belanja di Indomaret. Saat aku dan temanku berdiri di pinggir jalan, pelaku langsung merampas dompetku. Aku berteriak lah terus,” kata Lisna kepada Sora Sirulo.

Kapolsek Delitua AKP Daniel Marunduri SIK melalui Kanit Reskrim Iptu Jonathan SH membenarkan telah mengamankan seorang pelaku jambret.

“Pelaku sudah kita amankan untuk diproses,” tegas Jonathan.




Leave a Reply