Ketahuan Curi Kereta, Pasaribu Medate Digudam Massa

0
142

imanuel sitepu 3IMANUEL SITEPU. BIRU-BIRU.  Tamba Pandapotan Pasaribu alias Budi Sofian Hadi (40) warga Jl. Kongsi, Mariendal (Kecamatan Patumbak) medate (babak belur)  digudam warga. Pemuda berkepala plontos berbadan agak gemuk ini ketahuan mencuri sepeda motor Supra X 125 BK 4441 ABI milik Nasib (64) warga Gg, Cempaka, Desa Kedai Durian (Kecamatan Delitua) [Sabtu 26/12: sekira 17.30 wib].

Cerita Pak Nasib saat ditemui oleh Sora Sirulo, aksi pencurian tersebut diketahui olehnya sekira 16.00 wib. Saat itu, dia sedang berada di ladang jagungnya di Dusun 2 Rahayu B, Desa Ajibaho (Kecamatan Biru-biru) dan memarkirkan sepeda motornya di dalam gubuk atau berjarak sekira 50 m dari tempatnya bekerja. Sekira 16.00 wib, ketika Pak Nasib hendak pulang, dia tidak lagi melihat sepeda motornya di dalam gubuk.

Yakin kalau sepeda motornya telah jadi sasaran pencurian, Pak Nasib menghubungi Boby (19) cucunya. Mendapat informasi dari kakeknya, Boby pun berusaha mencari keberadaan sepeda motor milik kakek. Awalnya, Boby telah sempat putus asa. medateSoalnya, lebih 1 jam dilakukan pencarian, sepeda motor sang kakek tidak kunjung ditemukan. Meski masih menyisakan sedikit harapan, Boby berupaya melakukan pencarian hingga ke Dusun 5 Mbacang, Desa Ajibaho.

Di dalam semak-semak, Boby pun melihat seorang pria tengah berupaya mengaburkan plat nomor polisi sepeda motor milik kakeknya dengan cara menggosok-gosoknya menggunakan batu. Melihat itu, Boby langsung berteriak maling. Mengetahui aksinya ketahuan, pelaku langsung melarikan diri. Namun, warga sekitar yang mengetahui ada pelaku pencurian, lantas mengejar. Sekira setengah jam melakukan pengejaran, pelaku akhirnya berhasil ditangkap.




Tak ayal lagi, secara bergantian, ratusan warga yang sudah berkumpul tanpa dikomandoi memukuli. Akibatnya, hampir seluruh tubuh korban mengalami luka karena digudami dengan batu dan kayu. Tak lama berselang, petugas kepolisian dari Polsek Biru-biru turun ke lokasi. Dalam kondisi medate hampir meripuk pelaku kemudian diboyong ke Puskesmas Biru-biru.

“Sebenarnya saya baru bekerja di ladang hanya sekitar 15 menit. Begitu saya hendak pulang, saya tidak lagi menemukan kereta saya di dalam gubuk,” kata Pak Nasib kepada Sora Sirulo.

Kapolsek Biru-biru melalui Kanit Reskrim Ipda Baheramsyah SH ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian.

“Korban sudah membuat laporan. Sementara tersangka kini masih dirawat di Puskesmas lantaran mengalami luka serius terutama di bagian kepala,” terang Ipda Baheramsyah.




Leave a Reply