Kolom M.U. Ginting: KHOTBAH KESEDERHANAAN

0
226

M.U. GINTING 3Bagi perkembangan dan masa depan umat manusia, khotbah/ pidato Paus Fransiskus menunjukkan arti yang sangat besar. Dengan berani Paus mengeritik kehidupan manusia sekarang, termasuk tentunya juga yang berada dalam barisan umat Katholik seluruh dunia. Karena itu, Paus patut dan memang berhak untuk berkhotbah seperti itu demi kebaikan umatnya dan umat manusia pada umumnya.

Jelas sasarannya, seperti konsumerisme dan hedonisme sebagai basis ideologi neolibaral atau ’korporasi  multinasional’ seperti istilah Paus sendiri.  

sederhanaSebagai seorang ekonom neoliberal, Stephen Moore malah menuduh Paus sangat anti-Kristus, karena Paus Fransiskus katanya sering ’menyudutkan orang kaya, atau jaringan korporasi multinasional’, dpl Paus sering mengeritik jaringan neoliberal korporasi multinasional, yang dibocorkan lewat surat-surat Paus secara terbuka.

Dalam membelejeti ’jebakan konsumerisme dan hedonisme´ yang semakin menjauhkan keadilan dalam hubungan sesama manusia, ”kita harus mengasah rasa keadilan”, kata Paus. Rasa keadilan di satu pihak, dan ketidakadilan di lain pihak yang dilancarkan oleh jaringan neoliberal dunia itu yang bernaung di bawah korporasi besar dunia atau korporasi multinasional demi perluasan konsumerisme yang hedonistis.




“Dalam masyarakat masa kini yang terjangkiti konsumerisme, hedonisme, silau pada kekayaan, kemewahan, penampilan luar, serta terjangkit narsisme, kisah hidup anak Tuhan mengingatkan kita agar kembali sadar,” kata Paus Fransiskus dalam pidato bahasa Italia seperti dilansir oleh ABC News.

Paus Fransiskus betul-betul mewakili pemimpin pro rakyat dan bertentangan dengan pemimpin neoliberal hedonistis.




Leave a Reply