Meminta Uang Kuliah, Malah Dipukuli

0
190

imanuel sitepu 3IMANUEL SITEPU. DELITUA. Keberadaan perempuan memang berpengaruh dalam kehidupan seorang laki-laki. Namun, jika kehadirannya sebagai orang ke tiga dalam sebuah pernikahan, itu bisa menjadi sebuah petaka. Inilah yang dirasakan oleh seorang anak yang dianiaya oleh bapak kandungnya, JCS (53). Ironisnya, kejadian ini dilakukan di depan perempuan selingkuhan bapaknya.

Akibat kejadian ini, Yosi beru Sitepu (21) warga Simalingkar B (Medan Tuntungan) harus melaporkan yang dialaminya ke Mapolsek Delitua kemarin [Senin 4/1: sekira 10.00 wib].

Awal ceritanya, Yosi yang merupakan salah satu mahasiswa PTS ternama di Kota Medan hendak mencari bapaknnya. Maksud dan tujuan anak ke 4 dari 5 bersaudara ini adalah untuk mendapa tambahan biaya perkuliahan adiknya Yolanda beru Sitepu (18). Biaya untuk pendidikan sang adik sangat mendesak karena Yolanda akan memasuki semester genap dan membutuhkan dana segar untuk uang kuliahnya. Menggunakan sepeda motor, sekira 09.00 wib, ia bergegas mencari JCS. Dari rumahnya ia berangkat dengan harapan pulang membawa uang untuk adiknya.

tampar
Yosi beru Sitepu dan adiknya Yolanda saat membuat laporan.

Mendapat kabar dari temannya jika bapaknya sering ditemuinya di kawasan Jl. Jamin Ginting, Yosi pun menuju tempat yang dimaksud. Nasib baik masih berpihak kepada Yosi, ia melihat bapaknya sedang menikmati sarapan pagi di warung lontong. Alangkah terkejutnya ia melihat JCS sedang bermesraan dengan perempuan lain, walau begitu ia tak menyurutkan langkah menyampaikan hajatnya kepada suami dari ibunya tersebut.

“Pak, minta dulu duit untuk Yolanda, untuk kuliahnya,” ucap Yosi kepada bapak.

Tidak mendapat respon dari JCS, Yosi bersikukuh di warung untuk meminta uang kuliah adiknya. Diduga hal inilah yang membuat JCS naik darah. Dengan tangannya sendiri ia tega menampar anak ke 4 ini. Ironisnya, penamparan itu dilakukan di depan mata perempuan yang diduga kuat sebagai selingkuhan bapaknya. Tak mau menjadi bulan-bulanan bapaknya, Yosi memilih mengalah untuk meninggalkan lokasi. Tamparan yang diterimanya memang sakit namun yang lebih menyakitkan lagi dilakukan oleh orang yang seharusnya menjaga dan menyayanginnya, yaitu bapak kandungnya.




Selepas meninggalkan tempat dimana ia ditampar, Yosi menuju rumah untuk menceritakan hal ini kepada keluarga. Setelah disepakati akhirnya mereka melaporkannya ke pihak kepolisian.

Sekilas mengenai JCS, dari informasi yang diterima, bapak 5 anak ini sudah 3 tahun tidak memberikan nafkah lahir dan batin kepada istrinya, seorang beru Ginting. Selama itu pula sang ibu menjadi single parent bagi kelima anaknya. Syukurnya, ketiga anaknya sudah berumahtangga dan bisa membantu kedua anak bontotnya yaitu Yosi dan Yolanda dalam pendidikan. Dalam menghidupi kebutuhan sehari-hari, ibu 5 anak itu mengais rezeki dari berladang di sepetak tanah dekat rumah mereka.

“Aku ditampari bapaku sendiri ketika aku ingin meminta uang kuliah. Gak berprikemansiaan dia itu. Masak dia lebih sayang sama selingkuhannya dari pada darah dagingnya sendiri,” kata Yosi ketika ditemui di Polsek Delitua [Senin 4/1].

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Delitua Iptu Jonathan SH dalam konfirmasinya mengatakan sudah menerima laporan dan akan segera menindaklanjutinya.

“Sudah, akan kita tindaklanjuti,” tandas Jonathan.




Leave a Reply