Terkena Hipnotis, Belasan Ibu-ibu Tangkap Penipu Paket Sembako

0
159

imanuel sitepu 3IMANUEL SITEPU. DELITUA. Seorang pelaku penipuan bermodus penjualan paket sembako murah, Maya (38) warga Batam (Kepulauan Riau) ditangkap oleh korbanya [Rabu 6/1: sekira 11.00 wib].

Korban Kumala Desi (45) warga Mariendal (Kecamatan Patumbak) menangkap Maya di Jl. Garu 3, Medan, setelah terlebih dahulu dipancing oleh korbanya. Setelah ditangkap, Kumala kemudian  menelpon ibu-ibu lainya yang ikut menjadi korban penipuan oleh Maya. Tak lama berselang, belasan ibu-ibu yang mengaku kena tipu akhirnya datang.

hipnotisPelaku sempat dibawa ke Mapolsek Patumbak begitu tertangkap. Namun, karena wilayah TKP penipuan yang dilakukan berada di Wilayh Hukum Polsek Delitua, Maya akhirnya digiring ke Polsek Delitua, sekira 16.00 wib (sore).

“Banyak kami udah ketipu sama dia, bang. Saya bahkan merugi belasan juta rupiah. Dia tidak hanya membawa lari uang Rp 7 juta milik saya. Soalnya perhiasan berupa gelang, cincin dan kalung dibawanya kabur. Saya seperti terkena hipnotis,” kata Buk Nunung (45) warga Gg. Sepakat, Kelurahan Kwala Bekala (Medan Johor) ketika ditemui di Polsek Delitua.

Penipuan yang dilakukan Maya terja pada Tahun Baru pertama [Jumat 1/1]. Saat itu, Maya mendatangi beberapa rumah warga sembari menawarkan paket sembako murah berupa beras, minyak, dan gula yang per paketnya dihargai hanya Rp 30 ribu. Yakin dengan bujuk rayu pelaku, belasan warga pun akhirnya menyerahkan uang jutaan rupiah kepada pelaku untuk membeli beberapa paket. Mirisnya, begitu uang tersebut diterima oleh Maya, pelaku tidak kelihatan lagi batang hidungnya.





“Beberapa hari ini, kami telah berupaya mencari dia. Kami sempat mengendus keberadaanya di salah satu hotel di Jl. Jamin Ginting. Ternyata, ia setiap hari berpindah-pindah tempat menginap,” sambung Kumala Desi korban lainnya.

Sementara menurut keterangan korban ibu Ana, Ledi dan Rosa, mereka juga terkena hipnotis sehingga dengan luluh menyerahkan harta bendanya kepada pelaku.

“Sesuai dengan keterangan ibu-ibu yang lain, setiap mendatangi rumah korbannya, Maya itu selalu merokok dan terlihat mulutnya komat-kamit. Makanya kami yakin terkena hipnotis. Kalau tidak mana mungkin kami percaya begitu saja,” kata mereka.

Kapolsek Delitua melalui Kanit Reskrim Iptu Jonathan SH ketika dikonfirmasi membenarkan telah mengamankan seorang perempuan pelaku penipuan.

“Kasusnya masih kita dalami,” katanya.



Leave a Reply