Kolom M.U. Ginting: TEROR, DUIT DAN DUIT

0
208

M.U. GINTING 3Kalau dilihat kembali terrorism tahun-tahun 1070-an, sasarannya adalah pemerintah dan perlengkapannya,  termasuk kedutaan-kedutaan, orang kaya, dan sebagainya. Tujuannya lebih jelas, meruntuhkan negara yang mereka benci dan bangun ‘negara untuk rakyat’.

Karena itu, sasarannya bukan rakyat, tujuan adalah politis. Terrorisme sekarang sasarannya tak jelas, karena bukan lagi terror politik. Sekarang lebih dekat ke soal ini: Duit, duit, duit dan sumber duit . . . SDA yang menggiurkan . . . .

“Zawahiri dalam dua pesan yang lain mengecam Arab Saudi. Negeri Kaya Minyak itu dituduh telah menistakan agama, serta mendukung kafir Amerika. Karenanya, para mujahidin mengajak rakyat Saudi dan sekitarnya merubuhkan kerajaan dinasti al-Saud,” sebagaimana diberitakan oleh merdeka.com.

Ini sedikit kelihatan politis juga. Tetapi mengapa tak ada usaha Zawahiri mengajak rakyat Saudi, ya? Kok malah membom Sarinah? Pemerintah Indonesia kan tidak kafir?




Leave a Reply