Berita Foto: Jumat Bersih di Berastagi

1
173

jumat bersih

 

SADA ARIH 5SADA ARIH SINULINGGA. BERASTAGI. “Berastagi sebagai Kota Wisata sudah selayaknya selalu menjaga kebersihannya karena ini adalah wajah Kabupaten Karo,” kata Camat Berastagi Mirton Ketaren SSos kepada SoraSirulo saat dtemui di sela sela beliau memimpin langsung gotongroyong bersama membersihkan badan jalan, taman dan halaman depan Kantor Pusat Informasi Pariwisata hari ini [Jumat 15/1].

Kantor ini terletak di dekat Tugu Perjuangan Berastagi, persis pintu masuk Pajak Buah.

Sampah yang betebaran sembarangan di Kota Wisata Berastagi merupakan kesan yang selalu dikeluhkan oleh wisatawan yang berkunjung ke kota ini. Tampaknya, kesadaran dan peranserta masyarakat Kota Berastagi dirasakan masih kurang dalam menjaga kebersihan.

camat berastagi
Camat Berastagi berbaur dengan para siswa dalam aksi Jumat Bersih.

Pantauan Sora Sirulo, Camat Berastagi melakukan gerakan Jumat Bersih yang direncanakan dilaksanakan setiap minggunya ini secara bersama-sama membersihkan sampah dan rumput-rumput yang kelihatan semak. Dia membaur dengan para staf Kantor Camat Berastagi, para siswa SMP Negeri 1 Berastagi bersama beberapa gurunya diantaranya Jumpa Sembiring SPd, siswa SMA Methodist Berastagi bersama beberapa gurunya diantaranya Imanuel Sitepu dan Dies Sinulingga.




jumat bersih 4

jumat bersih 3

jumat bersih 2



1 COMMENT

  1. Karo alamiah dimulai dengan kehidupan tanpa sampah. Semuanya jalan secara alamiah. Sampah muncul dengan kehidupan baru, dan sekarang jadi problem seluruh dunia. Penyesuaian kesedaran Karo dengan perubahan jaman inilah yang jadi persoalan penting bagi Karo. Kesedaran yang paling cocok ialah tiap orang jaga sampahnya. Bagaimana supaya gagasan ‘pribadi’ ini bisa meluas dikalangan Karo, itulah kuncinya. Kalau ada spesialisasi petugas ngurus sampah, yang lain tak urusan. Saya teringat orang-orang yang baru datang ke Eropah dari negeri terbelakang, yang pikirannya masih ‘alamiah’ itu, mereka ini buang sampah lewat jendela rumahnya, katanya ada petugas nanti yang mengurusnya.
    Kelihatannya di Berastagi ada perubahan dari ‘alamiah’ ini menuju lingkungan modern yang menganggap sampah sebagai soal ‘pribadi’ bukan soal ‘petugas’.
    MUG

Leave a Reply