Delitua Digegerkan Dugaan Bom

0
146

imanuel sitepu 3IMANUEL SITEPU. DELITUA. Warga di seputaran Kota Delitua (Deliserdang) mendedak heboh [Selasa 19/1: Siang]. Sebuah tas warna hitam merek Polo diduga berisi bom ditinggal pemiliknya di sebuah toko baju. Tepatnya di depan Mesjid Assyakirrin yang juga bersebelahan dengan apotik serta Bank Danamon.

Menurut Frengki Rarun (35) warga Jl. Teratai, Delitua, selaku pemilik toko kepada Sora sirulo, tas rangsel tersebut dititipkan oleh seorang pria diperkirakan berusia 40 tahun dengan ciri-ciri berperawakan kurus dan berkulit hitam serta berjambang (sekira 11.45 wib).

tas 4
Penjinak bom saat membawa tas diduga berisi bom.

“Tadinya pria tersebut belanja di sini. Lalu ia menitipkan tasnya di tokoku. Selanjutnya pria tersebut pergi ke sebrang jalan menuju Bank BRI,” katanya.

Mirisnya, hingga 15.00 wib, atau hampir selama 4 jam, pemilik tas tidak kunjung datang mengambil tasnya.

“Awalnya, saya bersama teman sudah melakukan pencarian terhadap pemilik tas itu. Namun, karena tidak ketemu, saya lalu menghubungi Polsek Delitua karena khawatir isinya bom,” sebutnya.

Mendapat informasi adanya benda mencurigakan, Kapolsek Delitua Kompol Daniel Marunduri Sik dan Kanit Reskrim Iptu Jonathan SH bersama anggota langsung meluncur ke lokasi. Mereka lalu menghubungi Tim Gegana penjinak bom (Jibom). Sekira 15.30 wib, Tim Tibom yang sampai di lokasi langsung melakukan identifikasi.




Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, petugas kepolisian mensterilkan lokasi. Bank Danamon serta beberapa toko yang berada di sebelah toko kain tempat tas ditemukan diarahkan agar ditutup. Petugas kepolisian juga menutup jalan besar Delitua. Akibatnya, kenderaan yang datang dari arah Medan maupun dari arah Biru-biru dan Namorambe mengalami kemacetan panjang.

Ironisnya, begitu petugas Jibom memeriksa isi tas tersebut, ternyata berisi pakaian, serta surat-surat penting berupa Kartu Keluarga atas nama Faisal Ariandi serta ijazah atas nama Arih Malem Sembiring.

Kapolsek Delitua, Kompol Daniel Marunduri Sik, didampingi Kanit Reskrim Iptu Jonathan SH ketika dikonfirmasi membenarkan kalau isi tas tersebut ternyata berisi pakaian dan surat-surat.

“Setelah kita periksa, ternyata isinya bukan bom tetapi pakaian dan surat-sirat,” sebutnya.




Leave a Reply