Kereta Tabrakan: 1 ke Kuburan, 1 ke Rumah Sakit, 1 ke Pertawar Penggel

0
176

imanuel sitepu 3IMANUEL SITEPU. BIRU-BIRU. Benturan keras terjadi antara kereta Satria FU dengan Jupiter Z di Jalan Besar antara Desa Periaria dengan Desa Penen [Sabtu 23/1: sekira 19.30 wib]. Akibatnya, Chrisan Dahner Tarigan (22) warga Dusun 1 Desa Periaria (Kecamatan Biru-biru) tewas di tempat.

Rekan korban, Nanda (15) warga sama, yang ada di boncengan, mengalami luka serius dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Sementara, Nirwen Keliat (35) warga Dusun 3, Dolat Rayat, Desa Periaria, terpaksa menjalani perawatan di pertawar penggel (bahasa Karo untuk dukun path) terdekat karena kakinya sebelah kanan mengalami patah tebu akibat kecelakaan tersebut.

Informasi diperoleh Sora Sirulo, kecelakaan lalu lintas yang kini telah ditangani Unit Laka Polres Deliserdang ini berawal ketika sore itu sekira 18.00 wib, Chrisan bersama temannya Nanda pergi mandi ke lokasi pemadian air panas Desa Penen. Begitu selesai tabrakan 2mandi, keduanya pun berencana hendak pulang. Namun, setibanya di ruas jalan antara Desa Penen menuju Desa Periaria, atau tepatnya di jalan menurun dan menikung, dari arah berlawanan muncul kereta Jupiter Z yang dikendarai oleh Nirwen Keliat.

Brakkkk…. tabrakan keras pun terjadi. Akibatnya, Crisan dan Nanda langsung tercampak. Naas dialami Chrisan, kepalanya mengalami benturan keras karena terbentur tiang listrik di pinggir jalan. Rekannya Nanda yang ada di boncengan tercampak beberapa meter ke bawah kebun sawit milik warga setempat. Sementara, Nirwen Keliat mengalami patah 3 pada kaki sebelah kanan.




Dalam kondisi berlumuran darah, Chrisan, Nanda dan Nirwen terkapar di pinggir jalan. Beberapa warga yang mengetahui insiden maut itu langsung membawa ketiganya ke klinik terdekat. Namun, Chirsan yang mengalami luka serius pada bagian kepalanya, akhirnya tewas. Sementara korban Nanda langsung dilarikan ke RSU Sembiring Delitua akibat mengalami luka serius di sekujur tubuh.

“Saya menduga tabrakan terjadi karena pengendara satria FU itu mengelakan lubang di tengah jalan sehingga ia harus mengambil jalur kanan. Akan tetapi dia tidak bisa mengelakan tabrakan begitu melihat kereta Jupiter Z yang datang dari arah berlawanan,” sebut sejumlah warga saat ditemui di bekas lokasi tabrakan.

Petugas kepolisian dari Polsek Biru-biru yang mendapat informasi Lakalantas, malam itu juga langsung meluncur ke lokasi. Usai melakukan olah tempat kejadian perkara, jenazah Chrisan kemudian dibawa ke Puskesmas Biru-biru untuk dilakukan visum. Tak lama berselang, Unit Laka Polres Deliserdang juga datang ke Polsek Biru-biru untuk menangani lebih lanjut kasus kecelakaan tersebut.




Leave a Reply