Kelebihan Anak Negeri Butuh Dukungan Pemerintah

0
131




Oleh: Daud S. Sitepu (Jayapura)

 

daud sitepu“Dalam soal mobil listrik memang sangat banyak penentangnya terutama dari ’bisnis minyak’ fosil. Karena itu, masih seret jalannya pembaruan mobil listrik ini, tetapi ada kecakapan dan ketekunan, itu termasuk yang dikuatirkan pesaing minyak itu, dan pesaing mobil yang dipasarkan di Indonesia,” tulis M.U. Ginting di milis Tanah Karo.

Mengenai ketakutan negara-negara maju soal kemajuan teknologi, tunggu waktu saja dan menunggu pemerintah penuh mendukungnya. Contoh saja mobil Asemka buatan aak-anak STM yang lalu, tidk didukung oleh pemerintah dengan alasan polusi, knalpotlah dan berbagai alasan lainnya.

anak negeri
Anak-anak pengungsi Sinabung (Dataran Tinggi Karo) sedang berdiskusi tentang gerak, kecepatan dan percepatan. Foto: SADA KATA GINTING (Sanggar Seni Sirulo)

Lomba menembak dengan persenjataan di Australia berturut-turut Indonesia yang Juara 1 mengalahkan Amerika, Eropah, dan ain-lain. Dengan senjata keluaran pabrik pindat SS2. Mobil dengan solar cell buatan Indonesia pun bisa dihasilkan para mahasiswa ITB, ITS, dan lain-lain, termasuk mobil dengan biogas.

Sekarang, persiapan pembuatan pesawat tempur dengan Korea Selatan dan masih banyak lainnya yang membuat negara-negara maju terusik menjadi pesaingnya. Mereka takut tidak lagi mendapat pasar.

Anak Indonesia sangat cerdas dan tidak kalah dengan negara-negara maju sekalipun soal teknologi. Yang membedakannya adalah pemerintah dan swasta kurang mendukungnya sehingga sering temuan dan ciptaan itu tidak berkembang atau dibeli atau dipekerjakan oleh pihak asing di negara/ perusahaannya.

Perusahaan OS di USA salah satunya adalah diciptakan oleh orang Indonesia. Saat ini, banyak dipakai di HP. Masih banyak contoh lainnya.

Sekarang, bagaimana caranya supaya negara maju itu yang telah menjajah ekonomi kita di bawah kita dan mereka mengkonsumsi teknologi kita? Jangan cuma pakai teknologi mereka. Inilah tantangannya.




Leave a Reply