Prospek Cerah Beternak Kambing

0
139

rikwan sinulinggaRIKWAN SINULINGGA. BERASTAGI. Akhir-akhir ini, minat masyarakat terhadap ternak kambing kelihatannya semakin meningkat di Dataran Tinggi Karo (Karo gugung). Ini terlihat dari beberapa peternak yang dikunjungi oleh Sora Sirulo beberapa hari lalu, cukup banyak peternak yang berhasil mengembangkan ternak kambing ini.

Selain pakan yang mudah didapatkan, kandang yang dibutuhkan tidak telalu luas. Pemeliharaannyanya tidak terlalu sulit dan minat masyarakat akan daging kambing terus semakin semakin meningkat.

ternak 4Berdasarkan penuturan salah seorang peternak kambing kepada Sora Sirulo, Pak Berlin Tarigan dari Desa Merdeka, dia sudah memulai ternak kambing ini sejak tahun 2006. Saat ini, dia sudah memiliki sekitar 250 ekor induk kambing. Dalam 1 tahun bisa menghasilkan minimal 500 sampai dengan 800 ekor anak kambing. Dalam 6 bulan sejak lahir, sudah bisa tercapai 30 sampai dengan 35 kg/ ekor dengan kisaran harga Rp 35.000 – 45.000/ kg.

“Sampai saat ini, saya tidak pernah mengalami kesulitan untuk pemasarannya. Bahkan, di saat-saat tertentu, saya kewalahan memenuhi permintaan pasar. Kita terpaksa mencari keluar daerah Karo agar pelanggan tidak kecewa,” jelasnya.




Prospek ternak kambing ini cukup menjanjikan termasuk beberapa bulan terakhir ini pemesanan akan bibit (calon induk) semakin tinggi.

“Mungkin semakin banyak orang yang berminat terhadap ternak kambing ini,” tambahnya kata Pak Tarigan.

Namun khususnya Pak Berlin Tarigan, lebih tertarik mengembangkan kambing jenis domba/ biri-biri. Selain perawatannya lebih mudah (daya tahan lebih kuat), jenis ini lebih berat dan lebih disukai oleh pelanggannya karena dagingnya lebih empuk di banding kambing biasa.

Semua tergantung peternak Karo jenis mana yang ingin dia kembangkan, yang penting bisnis ternak kambing ini masih sangat potensial untuk dikembangkan; baik sebagai alternatif penghasilan tambahan atau bahkan menjadi penghasilan pokok keluarga.




Leave a Reply