Cemburu, Pegawai PLN Dianiaya Suami Sampai Terkilir

0
147

imanuel sitepu 3IMANUEL SITEPU. DELITUA. Diduga motifnya terbakar api cemburu, Risna Safalin (38) terpaksa mendatangi Polsek Delitua bersama keluarganya secara beramai-ramai untuk melaporkan Muliadi (39 yang tidak lain adalah suaminya sendiri. Pasalnya Muliadi dituduh telah menganiaya korban berulang kali.

Korban Risna adalah warga Jl. Undian, Kelurahan Delitua Timur (Kecamatan Delitua) yang bekerja sebagai pegawai PLN di Jl. Ardagusema.

Data yang dihimpun saat korban mendatangi Polsek Delitua [Kamis 18/2: Siang] menyebutkan, kejadian Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialami Risna cemburuterjadi sehari sebelumnya [Rabu 17/2: Pagi sekira 11.00 wib]. Korban yang pada saat itu lagi asyik bekerja tiba-tiba didatangi oleh suami sendiri. Muliadi pun berteriak menyuruh Risna pulang. Karena Risna masih tugas, dia pun menolak untuk pulang. Ini membuat sang suami menjadi geram dan menarik tangan korban  sambil  memutarnya hingga tangan korban terkilir.

Bukan itu saja, suami korban mendorong korban hingga korban tersungkur. Untung saja pada saat itu teman-teman korban yang melihat kejadian langsung melerai untuk menghentikan penganiayaan yang dilakukan Muliadi terhadap Risna sang istri.

Kejadian tersebut dilaporkan Risna pada keluarganya, karena merasa keluarganya dianiaya. Pihak keluarga menyarankan agar Risna membuat laporan ke pihak kepolisian. Akhirnya Risna pun mendatangi kantor polisi untuk mengadukan sang suami didampingi pihak keluarga.




“Aku lagi kerja, pak, tiba tiba suamiku datang berteriak dan marah menyuruh aku pulang. Namanya aku masih bertugas mana mungkin aku pulang,” cetus pegawai PLN ini kepada petugas piket.

Menurut Risna kepada petugas, setahun yang lalu, dia pernah melaporkan suaminya itu juga dengan kasus yang sama.

Terpisah, Kapolsek Delitua Kompol Daniel Marunduri SIK melalui Kanit Reskrim Iptu Jonathan SH ketika dikomfirmasi membenarkan adanya laporan korban dan dirujuk untuk visum dan akan menindaklanjuti laporan korban.




Leave a Reply