Kolom M.U. Ginting: TAK ADA KERAGUAN

0
129




M.U. GINTING 3Budi Waseso (BW) menilai ada kepentingan asing ingin menghancurkan Indonesia terkait penyelundupan narkoba. Alasannya, ada pihak-pihak dari dalam yang diduga membiarkan narkoba dalam jumlah besar masuk ke Indonesia.


“Kita tahu narkoba ini paling banyak dari China, Taiwan, Nigeria, ada juga Iran. Dari sana terlihat adanya kepentingan negara luar yang menginginkan kehancuran Indonesia. Kenapa? Karena mereka mengekspor ke sini, di sini tujuannya. Ini yang nanti harus didalami Lemhanas, TNI, dan dari BIN,” sambung Budi ke merdeka.com.

BW sudah menjadi orang yang tepat di BNN. Analisanya bahwa memang ada usaha luar ’yang menginginkan kehancuran Indonesia’ tak mungkin salah, karena narkoba termasuk dalam 3 serangkai usaha perongrongan nation Indonesia, 2 lainnya ialah korupsi dan terorisme.

Bahwa BNN juga bisa masuki barak TNI yang dicurigai, ini merupakan kerjasama dengan TNI yang paling penting. Penyelundup narkoba atau gembong narkoba pakai narkoba 5‘taktik barak’ ini memang bukan kebetulan, mereka tahu kedudukan dan posisi militer di Indonesia. Tetapi, dengan kerjasama BNN dan TNI dalam tingkat baru seperti ini pastilah sangat banyak membantu pembasmian narkoba, ditambah ketegasan Jokowi dengan hukuman mati.

Tak perlu lagi ada keraguan dalam hukuman mati ini, karena sudah jelas orang Indonesia tiap hari mati 30-40 orang. Kematian ini bisa dikurangi dengan menghilangkan penyeludup/ pengedar narkoba dengan menghukum mati tiap pengedar/ gembongnya. Mereka ini lebih patut yang harus mati, bukan 30-40 orang Indonesia yang jadi korban mati tiap hari, orang-orang yang pada pokoknya tak bersalah, atau kesalahannya hanya karena diracuni orang luar yang punya tujuan jelas itu. 

Sasaran terbanyak sekarang menurut BNN ialah pelajar SMP-SMA. Dan ternyata juga aparat seperti TNI, dan Polisi dan bahkan di kalangan BNN. Betul-betul sudah sangat serius. Untung ada BW yang bisa jadi panutan dalam usaha penghancuran negara ini. 

Maju terus, Pak Buwas.




Leave a Reply