Kesal Dicueki Saat Sakau, Peranginangin Siksa Istri dan 2 Anaknya

0
130




imanuel sitepu 3IMANUEL SITEPU. DELITUA. Kekerasan terhadap anak dan istri yang dilakukan suami kembali terjadi. Kali ini, dilakukan Gata Perangin-angin (35) warga Jl. Karya Utama (Medan Johor). Hanya masalah sepele, Perangin-angin yang lagi sakau sabu tega menganiaya istrinya Mery Hartati (34) serta kedua anaknya RG (9) dan F (7). Parahnya lagi, pelaku juga berencana membunuh istri dan kedua anaknya dengan sebilah parang. Ih …. kusukula!

Informasi diperoleh Sora Sirulo ketika korban membuat laporan ke Polsek Delitua kemarin [Kamis 3/3: Siang] menyebutkan, penganiayaan yang dialami Mery serta kedua anaknya terjadi ketika Mery mengatakan sedang menyuci di salah satu laundry tempatnya bekerja [Rabu 2/3: 11.00 wib]. Sementara, kedua anaknya (RG dan F) sedang berada di rumah bersama pelaku. Saat itu, RG dan F disuruh oleh pelaku memperbaiki sepeda motor di sebuah bengkel. Namanya anak-anak, karena lagi asyik bermain, RG dan F pun mengatakan: “Sebentar lagi, pak.”

sabu 3
Korban saat membuat laporan ke Polsek Delitua

Ternyata jawaban kedua anaknya itu membuat Peranginangin berang. Ia pun langsung keluar dan memukuli kedua anaknya hingga babak belur. Jelas saja, RG dan F hanya bisa menangis sejadi-jadinya menemui ibunya yang sedang bekerja. Mendengar laporan anaknya, Mery segera bergegas pulang. Setibanya di rumah, Mery lantas mempertanyakan mengapa pelaku tega menganiaya darah dagingnya sendiri. Ternyata, bukan jawaban yang didapat Mery. Ia juga ikut dibalbali oleh suaminya.

Tak puas hanya memukul, Perangin-angin kemudian pergi ke dalam rumah mengambil sebilah parang. Begitu parang berada di tangannya, Perangin-angin langsung mengejar Mery beserta kedua anaknya. Takut mati konyol ditakl pake parang, Mery melarikan diri menyelamatkan diri ke dalam rumah tetangga.

“Kalau suamiku itu, kerjanya cuma nyabu, pak. Kalau sudah sakau, gitulah selalu. Makanya kami sudah gak tahan, pak,” kata Mery di Polsek Delitua.

Kapolsek Delitua, melalui Kanit Reskrim Iptu Jonathan SH ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan korban dan kasusnya masih dalam proses.




Leave a Reply