Perawan ‘Diambik’ Pacar, Beru Ginting Lapor Polisi

0
135




imanuel sitepu 3IMANUEL SITEPU. DELITUA. Orangtua mana yang tidak berang melihat putrinya ‘diambil’ paksa oleh lelaki? Terjadi 2 kali pula di tempat yang berbeda. Sementara, Rengga (14) (nama samaran) yang beru Ginting dan masih berstatus pelajar pula. Atas dasar itulah, Rengga didampingi ibu dan neneknya mendatangi Polsek Delitua untuk melaporkan JM (15).

Informasi yang dihimpun Sora Sirulo [Senin 14/3: Sore] di Polsek Delitua, kejadian yang menimpa Rengga terjadi di Gg. Lembah di rumah teman JM [Rabu 9/3: Dini Hari sekira 03.00 wib]. Di sana Rengga ditiduri oleh pacarnya sebanyak dua kali.

Awalnya Rengga dirayu oleh Rangap (nama samaran) berinisial JM untuk melakukan hubungan intim. Rengga menolak permintaan Rangap. Merasa ditolak hasratnya yang Rengga 1sudah sampai di puncak, Rangap lantas memaksa Rengga membuka pakaianya. Itu pun Rengga masih memberontak, karena tidak mau melakukan hubungan intim.

Mengetahui permintaannya terus ditolak, Rangap mengancam Rengga dengan kekerasan kalo tidak mau melakukan hubungan suami isteri dengannya. Merasa diancam oleh Rangap, akhirnya Rengga pun merelakan keperawanannya direnggut oleh Rangap. Dengan penuh nafsu, Rangap melakukan aksi bejatnya, Rengga hanya bisa pasrah dan merintih kesakitan membayangkan dunia lain yang akan dihadapinya tanpa ritual.

Selang beberapa hari [Sabtu 12/3], Rangap kembali mengajak Rengga jalan-jalan ke kuburan Cina Jl. Stasiun, Kedai Durian (Kecamatan Delitua). Sesampainya di Kuburan Cina, Rangap lagi-lagi mangajak Rengga berhubungan intim. Itu pun sebenarnya ditolak oleh Rengga. Tapi, lagi-lagi dia diancam.

Renggapun harus rela ditiduri oleh Rangap untuk keduakalinya. Selesai melakukan aksi bejatnya di Pekuburan Cina, Rangappun mengantar Rengga pulang ke rumah ibunya di daerah Namorambe.

Renggapun menceritakan kejadian yang dialaminya kepada ibu kandungnya Ika Widia Astuti [Senin 14/3: Pagi) yang tinggal di daerah Namorambe. Mendengar perkataan Rengga, ibu korban pun terpelongo. Bagaikan digoncang Linur Batukarang, Ika pun berang dan beranjak mendatangi Polsek Delitua untuk melaporkan Rangap yang telah merenggut keperawanan putrinya, Rengga beru Ginting.

“Aku dua kali ditidurinya, pak. Pertama, di rumah temannya, terus yang ke dua di Kuburan Cina stasiun,” ucap Rengga sedih di Polsek Delitua.

Kapolsek Delitua melalui Kanit Reskrim Iptu Jonathan SH ketika dikomfirmasi membanarkan adanya laporan korban unntuk ditindaklanjuti.

“Sudah kita terima laporan korban. Sudah pula dirujuk untuk mengambil visum dan akan kita tindaklanjuti laporannya,” ujar Jonathan.








Leave a Reply