PILGUBSU DAN KARO

2
334

Oleh: Stepanus Purba (Medan)

 

Stepanus PurbaAkhir-akhir ini media kembali marak memberitakan persiapan Pilkada serentak tahap 2 yang akan dimulai tahapannya pada 2017 mendatang. Para petarung sudah mulai memainkan manuver untuk memengukur tingkat popularitas dan elektabilitas mereka di masyarakat. Team pemenangan mulai terbentuk walaupun medan pertempuran masi jauh di depan mata.

Ya, memang sudah layak persiapan dimulai sedini mungkin, untuk memperbesar peluang kemenangan di hari pertarungan kelak.

Arya Sinulingga
Arya Mahendra Sinulingga

Gambaran ini juga mulai terlihat di masyarakat Sumut yang akan ikut serta dalam pemilhan tahap ke dua ini. Satu per satu nama Balon (Bakal Calon) Gubsu sudah mulai dibahas di kalangan masyarakat. Masyarakat sudah mulai menjagokan beberapa nama yang bakal bertarung nanti, dimulai dari petahana hingga nama-nama tokoh Sumut yang berkarir di tingkat daerah hingga nasional.

Dari beberapa diskusi yang didengar oleh penulis secara tidak sengaja di beberapa kedai kopi, mencuat nama-nama Maruar Sirait, Junimart Girsang, Ruhut Sitompul, Sofyan Tan, Arya Sinuingga, Ngogesa Sitepu, Ruben Tarigan, JR Saragih, Hinca Panjaitan dan beberapa nama lainnya diprediksi akan bertarung melawan Tengku Erry nanti dalam merebut kursi Sumut 1.

Ngogesa Sitepu
Ngogesa Sitepu

Yang menjadi ketertarikan penulis saat ini adalah dengan naiknya nama 3 tokoh Karo ke permukaan dalam kontelasi untuk bertarung dalam Pilkada serentak nantinya. Tak hanya 1, tapi ada 3 nama tokoh Karo yang dijagokan bakal bertarung diperebutan kursi Sumut 1.

Disebutnya nama Ngogesa Sitepu, Arya Sinulingga, dan Ruben Tarigan dalam percakapan masyarakat tentu sedikit membuat masyarakat Karo bangga. Ini membuktikan bahwa orang Karo siap menambah warna pertarungan perebutan kursi Sumut 1 yang selama ini didominasi oleh Melayu, Mandailing, dan Batak.

ruben sitepu
Ruben Tarigan

Dengan munculnya 3 tokoh Karo yang dijagokan bakal bertarung dalam Pilgubsu membuktikan kita sudah memiliki nilai tawar yang cukup tinggi dalam Pilgubsu mendatang. Oleh karena itu, kita harus cermat dalam melirik peluang agar masyarakat Karo berhasil memenangkan pertarungan nantinya.

Kita tak mungkin mendorong ketiga tokoh ini untuk maju dan bertarung satu sama lain. Itu akan menjadi bumerang bagi mereka nanti kalau ketiganya maju serentak. Langkah yang kita ambil seharusnya mendorong ketiga tokoh ini untuk “runggu” mencapai mufakat mendorong 1 nama saja dipertarungan Pilgubsu nanti baik untuk bursa Calon Gubsu atau wakilnya. Dengan demikian maka peluang kita untuk melihat orang Karo dalam Pilgubsu nantinya akan meningkat.

Ya, semoga sajalah. Semoga kita melihat ada nama orang Karo di kertas suara Pilgubsu nanti. Tentunya dia juga punya kualitas untuk menjadi gubernur, dan bisa menjawab persoalan Sumatera Utara, bukan sekedar maju menjadi calon).








2 COMMENTS

  1. Ngogesa Sitepu, paling berpeluang secara politik dan mempunyai basis pendukung diluar orang karo, sentabi tanpa merendahkan kandidat yang lain, harapenta diantara si telu e sada saja min maju gelah ola pecah sorata

  2. “Ya, semoga sajalah. Semoga kita melihat ada nama orang Karo di kertas suara Pilgubsu nanti. Tentunya dia juga punya kualitas untuk menjadi gubernur, dan bisa menjawab persoalan Sumatera Utara, bukan sekedar maju menjadi calon).” (SP)

    Tepat dan setuju sepenuhnya SP. Gubernur dari Karo harus bisa berguna bagi rakyat Sumut, jangan seperti gubsu-gubsu selama ini hanya mikirkan dirinya tak bikin apa-apa bagi rakyat Sumut. Kalau hanya jadi seperti itu paling bagus ialah tak perlu jadi gubsu. Bagi masa depan Karo juga tak ada artinya.

    Masa depan dan cita-cita Karo ialah demi perubahan dan perkembangan bangsa ini. Suku Karo sebagai suku jujur dan ikhlas, patriotis berjiwa pahlawan, harus bertitik tolak dari situ. Kita belum mampu mempromosikan dan mengembangkan kejujuran dan keikhlasan mengabdi bangsa ini, tak usah jadi gubsu. Kalau masih belum ada perubahan yang bisa dikedepankan dan masih dalam rangka gubsu-gubsu lama, kelihatannya sangat tidak serius dan bukan way of tininking Karo! Kita bisa melihat apa yang dibikin oleh bupati Langkat orang Karo itu. Sekarang kita butuh PEMIMPIN YANG BERSIFAT KARO ITU, bukan hanya yang tau cakap Karo.

    MUG

Leave a Reply