Perempuan Asal Simalungun Digilir 2 Pria Mengaku Polisi Di Kamar Hotel

0
248

imanuel sitepu 3IMANUEL SITEPU. DELITUA. RS (16) warga Huta Tinggir, Desa Tano Tinggir (Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun) mengalami trauma berat. Gadis cantik bertubuh mungil ini diperkosa di dalam kamar hotel oleh 2 pria yang mengaku polisi [Selasa 26/3: sekira 06.00 wib] di dalam kamar Hotel Bougenvile 3 Jl. Setia Budi, Medan Tuntungan.


Nasib tragis yang dialami RS berawal saat dirinya menginap di tempat kos milik pacarnya berinisial N di Jl. Pintu Air 1, Kelurahan Kwala Bekala (Medan Johor). Namun, sekira 04.30 wib, tiba-tiba datang 2 orang pemuda yang tidak dikenalnya masuk ke dalam rumah kos pacarnya seraya mengatakan sedang mencari seseorang.

“Ketika saya tanya siapa yang mereka cari, kedua pelaku tidak mengasih tau. Keduanya mengaku polisi,” katanya.

Setelah itu, korban dan pacarnya ditarik ke dalam mobil. Di dalam mobil, 2 orang pria juga telah menunggu. Selanjutnya, keempat laki-laki itu membawa mereka menuju digilirSimpang Selayang. Setibanya di pinggir tanah lapang, pacar korban N dipukuli lalu meminta uang tebusan sebesar Rp 20 juta.

“Pacar saya mengatakan ia tidak mempunyai uang sebanyak itu. Karena permintaanya ditolak, keempat laki-lki itu kembali memukuli pacar saya,” sambungnya.

Karena tak tahan terus dipukuli, pacarnya lantas berjanji akan memberikan uang Rp 5 juta meski saat itu belum memiliki uang.

“Pacarku bilang dia akan meminta sama bosnya. Karena belum memiliki uang, akulah yang dibuat jadi jaminan,” sambung gadis berambut sebahu ini.

Setelah itu, salah satu pelaku membawa pacar caya dengan menggunakan betor. Salah satu tersangka lainnya lalu pergi mengendarai sepeda motor menuju Hotel Bougenvile 3 yang berada di Jl. Setia Budi untuk memesan kamar.

“Sementara saya bersama kedua tersangka lainya mengikuti dari belakang dengan menggunakan mobil,” sambungnya lagi.




Setibanya di hotel, salah satu room boy membukakan kamar nomor 2. Kemudian salah satu pelaku yang mengendarai sepeda motor tadi pergi. Di dalam kamar tersebut, kedua pria yang tadinya bersama korban di dalam mobil memperkosa korban di dalam kamar secara bergantian, lalu tertidur pulas. Melihat kedua pelaku tertidur, korban langsung kabur menyelamatkan diri.

“Sebenarnya, setibanya di kamar hotel, saya mau berteriak minta tolong. Tapi saya tidak berani karena diancam dengan pisau. Begitu kedua pelaku tertidur lelap, saya langsung berlari keluar kamar,” bebernya.

Berhasil lolos dari cengkraman pelaku, dengan menumpangi betor, korban lantas mencari keberadaan pacarnya N. Begitu bertemu, keduanya kemudian mendatangi Polsek Delitua guna membuat laporan.

Kapolsek Delitua, melalui Kanit Reskrim Iptu Jonathan SH ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan korban dan mengatakan kasusnya masih dalam penyelidikan.




Leave a Reply