Kolom Darwono Tuan Guru: SANDIAGA UNO, BAGAIMANA KANSNYA ?

1
160

Darwono 2Pada edisi 19 Oktober 2015, dengan judul “Bang (Si) Doel Gubernur Jakarta”, penulis mengungkapkan sebagai berikut: “Aku tidak akan pilih Ahok jika Ahok tidak berani membongkar bangunan mawah, mall, di daerah bukan peruntukannya, daerah resapan, termasuk rumahnya di Pantai Indah Kapuk. Saya tidak akan pilih Sandiaga Uno jika benar terlibat pembakaran hutan yang membuat kerusakan alam dan bahaya kesehatan bagi umat manusia. Saya tidak akan pilih Adyaksa Dault karena saya tidak melihat prestasi yang membanggakan saat dirinya menjadi Menteri Pemuda dan Olah raga (Menpora).

Dari sebuah sumber diperoleh informasi bahwa “Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) membekukan izin tiga perusahaan perkebunan. Pembekuan izin dilakukan karena ketiganya terlibat pembakaran hutan dan lahan. Pembekuan dilakukan setelah Kementerian LHK menurunkan tim investigasi di dua wilayah. Tim menemukan bukti kuat keterlibatan ketiga perusahaan dalam pembakaran hutan.

Ketiga perusahaan yang izinya dibekukan adalah:

– PT Langgam Inti Hibrindo (Riau),

– PT Tempirai Palm Resources (Sumatra Selatan),

– PT Waringin Agro Jaya (Sumatra Selatan).

sandiaga uno 2PT Langgam Inti Hibrindo merupakan anak usaha PT Provident Agro Tbk milik Sandiaga Uno.

Dalam pidato pelantikan Pengurus Harian Partai Gerindra di Kantor DPP, Jl. RM Harsono, Jakarta Selatan, Rabu 8 April 2015, Prabowo menyatakan: “Saudara Sandiaga Uno juga merupakan suatu tambahan, kalau di ilmu tentara itu roket ada isian tambahan, beliau ini. Karena generasi penerus, karena kita akan dengar banyak kiprah seorang Sandioga Uno.”

Pada kesempatan itu, Sandiaga juga dilantik sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya pimpinan Prabowo Subianto.

Sementara itu, Menurut putra pasangan Henk dan Mien Uno, untuk menciptakan sebuah kebijakan yang kondusif sebagai landasan membantu perekonomian bangsa memang jalur politik lebih strategis: “Sehingga sekalian untuk belajar, saya sanggup (gabung Gerindra).”

Konon, keputusan terjun ke dunia politik itu telah melalui perenungan sejak tahun 2012. Benarkah meski belum genap satu tahun Sandiaga bergabung dengan Partai Gerindra dia diusung menjadi Cagub DKI oleh Gerindra?

Muhamad Taufik, Ketua Dewan Pimpinan Daerah DKI Jakarta Partai Gerakan Indonesia Raya tidak membantah kabar bahwa Sandiaga Uno digadang-gadang bakal dicalonkan menjadi Gubernur DKI. Taufik mengungkapkan: “Dia orang muda yang cerdas, santun, dan sudah jadi pengusaha sukses.” Hanya saja, Taufik menambahkan: “Kami masih perlu berdiskusi dan menyodorkan nama ke Pak Prabowo.”




Demikian diungkapkannya pada 7 Desember lalu, dan saat ini, pacaguban Sandiaga terus bergulir. Kelompok pendukung Sandiaga menamakan diri “Sahabat Sandiaga Uno” alias SSU. Mereka mengusung jargon “Untuk Jakarta Setara”.

Bagaimanakah perkembangan pencaguban Sandiaga saat ini dan bagaimana kansnya? Walaupun menurut Taufik Sandiaga memenuhi syarat untuk memimpin Jakarta, namun sebagaimana masayarakat Jakarta rasakan, kiprah Sandiaga yang terkait dengan berbagai kepentingan masayarakat Jakarta nyaris tak terdengar. Beberapa masayarakat yang penulis temui menyatakan tidak mengenal kiprah Sandiaga. Di masyarakat, dari empat Cagub yang telah mengemuka, nama Sandiaga ada di urutan paling buncit setelah incumbent, Yusril dan Adyaksa dault.

Dengan nama yang “nyaris tak terdengar” dan sangat mungkin keterlibatan perusahaan Sandiaga Uno dalam bakar membakar hutan yang bisa dijadikan kampanye hitam, maka kans Sandiaga Uno menjadi sangat berat. Ini memerlukan kerja sangat ekstra dari SSU yang mengusung Cagub lemah pada modal sosialnya.




1 COMMENT

  1. “Dengan nama yang “nyaris tak terdengar” dan sangat mungkin keterlibatan perusahaan Sandiaga Uno dalam bakar membakar hutan yang bisa dijadikan kampanye hitam, maka kans Sandiaga Uno menjadi sangat berat. Ini memerlukan kerja sangat ekstra dari SSU yang mengusung Cagub lemah pada modal sosialnya.”

    Pembakar hutan janganlah dijadikan gubernur Jakarta. Pembakaran hutan bisa juga dicurigai sebagai usaha penting orang luar untuk mengacau Indonesia seperti narkoba, korupsi atau terorisme. Pengacau dengan strategi yang sangat panjang ini tidak cocok jadi penguasa dimana saja di negeri ini, terutama di Jakarta sebagai pusat kekuasaan.

    MUG

Leave a Reply