Kolom Herli Sitepu: BAHAGIA

1
140

Herli Sitepu 4John C. Maxwell dan istrinya Margaret diminta menjadi pembicara pada beberapa sesi secara terpisah. Ketika Maxwell sedang menjadi pembicara, istrinya duduk di barisan terdepan dan mendengarkan ceramah suaminya. Sebaliknya, ketika Margaret sedang menjadi pembicara, suaminya duduk di bangku paling depan.

Suatu ketika, sang istri sedang menjadi pembicara seminar tentang kebahagiaan. Seperti biasa, Maxwell duduk di bangku paling depan mendengarkannya. Di akhir sesi, seorang ibu mengangkat tangan bertanya: “Miss Margaret, apakah suami anda membuat anda bahagia?”

Seluruh ruangan terdiam dan penasaran menunggu jawaban Margaret. Ia tampak berpikir beberapa saat dan kemudian menjawab: “Tidak.”

Seluruh rungan terkejut.

“Tidak,” katanya sekali lagi, “John Maxwell tdk bisa membuat saya bahagia.

Lanjut Margaret: “John Maxwell adalah suami yang sangat baik. Ia tidak pernah bahagiaberjudi, mabuk-mabukan, atau selingkuh. Ia setia, selalu memenuhi kebutuhan saya, baik jasmani maupun rohani. Tapi, tetap dia tidak bisa mebuat saya bahagia.”

Tidak ada seorang pun di dunia ini yang bertanggung jawab atas kebahagiaanku selain diriku sendiri. Dengan kata lain, tidak ada orang lain yang bisa membuat kita bahagia, baik itu pasangan kita, sahabat, uang bahkan hobi kita. Yang bisa membuat kita bahagia adalah Tuhan dan pilihan kita sendiri.




Saat kita merasa berkecukupan, tidak minder, selalu percaya diri, maka kita tidak akan merasa sedih. Jadi, pola pikir kita yang menentukan, apakah kita bahagia atau tidak, bukan faktor dari luar. Contoh Rasul Paulus. Ketika sedang dihimpit oleh keadaan, disiksa dan dipenjara, tapi kalau kita baca surat-suratnya tidak ada yang berisi keluh kesah, justru sebaliknya!

Sebagian besar surat-surat Paulus berisi motivasi, berita gembira dan inspirasi. Rasul Paulus bahagia, meski keadaan sekelilingnya bisa membuatnya tidak bahagia, namun ia memilih untuk berbahagia. Bahagia atau tidaknya hidup kita, tidak ditentukan oleh seberapa kaya, cantik istri kita atau sukses hidup kita. Ini hanya masalah pilihan, apakah kita memilih untuk bahagia atau tidak.

Tetap semangat GBU!




1 COMMENT

Leave a Reply