Niat Nonton Bola Bareng, Eko Ditusuk Pisau

0
231

imanuel sitepu 3IMANUEL SITEPU. DELITUA. Niat untuk nonton bola bareng, Eko Pradana (22) malah meregang nyawa. Nyawa warga Desa Sidomuliyo (Kecamatan Biru-biru) ini tidak bisa diselamatkan setelah pisau belati menembus jantungnya [Minggu 3/4: sekira 01.30 wib].


Saat sebelum kejadian, usai pulang bekerja, Eko dikabarkan berpamitan kepada ayahnya bernama Jarian (48) mau pergi undangan bersama teman ceweknya. Usai menghadiri undangan sekira 00.30 wib, Eko berniat pergi bersama temannya Izrab Mulyadi nonton bola bareng bersama temannya di sebuah warung di Kelurahan Delitua Timur (Kecamatan Delitua).

Penikaman
Pemakaman jasad Eko.

Namun, di tengah jalan, tidak jauh dari Gereja Katholik Delitua, sepeda motor yang dikendarai Eko dan Izrab dihadang oleh L (17) warga Kelurahan Delitua Timur bersama temannya yang berjumlah sekira 10 orang. Meski dihadang puluhan orang, Eko bersama Izrab tetap memacu sepeda motornya. Melihat Eko tancap gas, L dkk terus melakukan pengejaran. Setibanya di depan gerbang RSU Sembiring Delitua, para pelaku akhirnya berhasil menghentikan sepeda motor yang ditunggangi keduanya. Tanpa banyak tanya, Eko langsung ditikami.

Awalnya, Eko berupaya menangkis serangan L. Sehingga telapak tangan Eko tersayat senjata tajam. Eko seketika roboh setelah ujung pisau yang dipegang L menenmbus dada hingga mengenai jantungnya.

Melihat Eko telah roboh bersimbah darah, L bersama temanya langsung kabur. Sementara, Izrab yang melihat temannya dihujani tikaman tidak bisa berbuat banyak. Ia hanya bisa berlari ke dalam Pos Satpam Rumah Sakit untuk berteriak minta tolong. Mendengar teriakan Izrab, petugas Satpam dan beberapa warga lainya langsung membawa Eko ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU Sembiring.

Karena luka yang diderita Eko cukup parah, pihak rumah sakit meminta agar Eko dirujuk ke rumah sakit lain. Mendapat saran dari dokter, korban kemudian dibawa ke RSU Hidayah. Namun, lagi-lagi,pihak RSU Hidayah juga tidak mampu menanganinya. Ternyata, Tuhan berkehendak lain, ketika di perjalanan menuju RSU Mitra Sejati, bungsu dari 2 bersaudara ini akhirnya menghembuskan nafas terakhir.




“Padahal sepulang kerja, anak saya masih sempat pergi menghadiri undangan bersama pacarnya. Sepulang dari sana, Eko kemudian mengajak temanya Izrab anak tetangga pergi nonton bola bareng di kawasan Delitua. Tak taunya, di tengah jalan mereka dihadang para pelaku dan menikam anak saya,” tutur Jarian ayah korban saat ditemui di kediamannya.

Jarian menitikan air mata seakan tak kuasa ditinggalkan anak tercintanya untuk selama-lamanya.

Sementara, informasi diperoleh, Polsek Delitua yang menerima adanya kabar penikaman terhadap Eko, langsung bergerak cepat. Dari informasi diperoleh, L bersama 3 rekannya berhasil ditangkap Unit Reskrim Polsek Delitua.

“Kalau sepengetahuanku, L telah ditangkap Polisi di kawasan Jl. Ardagusema, Delitua, di rumah salah satu temannya,” kata tetangga L yang namanya minta tidak dikorankan saat diwawancarai oleh Sora Sirulo.

Kapolsek Delitua maupun Kanit Reskrimnya Iptu Jonathan SH saat dikonfirmasi melalui telpon selularnya masih enggan memberikan keterangan soal telah diamankannya 4 tersangka pelaku yang diduga terlibat dalam pembunuhan tersebut. Saat ditelepon maupun pesan singkat yang dikirim oleh Sora Sirulo, belum dibalas.








Leave a Reply