Kolom M.U. Ginting: BERGERAKLAH KARO!

0
154

M.U. GINTING 3Sambil baca-baca ide dan terobosan luar biasa dari banyak daerah dan bupatinya, kita menantikan juga ide dan terobosan baru dari Bupati Karo, supaya tidak terlalu boring he he he . . .

Ide baru dan terobosan di daerah ulayat Karo yang berada di bawah dominasi penguasa pendatang seperti Deliserdang, agaknya lebih tak mungkin. Tetapi kalau mungkin juga tentu orang Karo akan sambut juga. Ide dan terobosan yang ada di sini selama ini ialah perusakan lingkungan dan budaya (miras, narkoba, judi, dsb). Pendayaan kearifan lokal berdasarkan kultur lokal tak pernah dimunculkan.

Yang paling masuk akal soal ini bisa muncul tentulah di Kabupaten Karo dan

bergeraklah karo 4
Salmen Kembaren, sisiolog dari USU yang terus giat menggerakkan generasi muda lainnya untuk dekat dengan alam, khususnya alam Taneh Karo Simalem.

Kabupaen Langkat. Tetapi, pangalaman selama ini, di sinipun mandek saja. Ini sangat disayangkan!

Harapan berikutnya ialah keaktifan dan terobosan dari anak-anak muda dan mahasiswa Karo merintis jalan dalam soal ini. Mahasiswa, pemuda, intelektual Karo dan juga akademisinya sangat diharapkan ide dan inisiatifnya untuk memulai terobosan-terobosan dalam perkembangan Karo. Dimulai dari daerahnya atau dari pingir-pinggir, kata Jokowi melalui kerjasama yang dinamis dengan pejabat/ penguasa Karo di daerahnya. Bikinlah sesuatu yang baru di lapangan! Atau dimulai dengan katakan apa yang harus dikatakan, tulis apa yang harus ditulis . . .  yang baru!

Pejabat Karo yang sedang pegang kekuasan, bergeraklah dan bikin sesuatu! Bikin gebrakan! Akan sangat banyak imbasnya kalau seorang pejabat penguasa bikin gebrakan, dibandingkan dengan orang-orang di luar kekuasaan, yang hanya bisa mengatakan dan menuliskan.

Sudah banyak contoh ide baru dan terobosan baru dari banyak daerah otonom kita postingkan di mailing list Karo, dengan maksud bisa ditirukan dan disesuaikan di daerah ulayat Karo. Mailing list, Sora Sirulo, dan media-media Karo lainnya sudah memaksimalkan apa yang bisa diperbuatnya. Hanya bisa menuliskan tetapi jelas tak bisa bertindak di lapangan, karena di sini yang bisa hanya pejabat dan penguasa yang sedang bertugas di masa jabatannya.




Rakyat dan publik Karo mengharapkan dan sekaligus juga menganjurkan kepada semua pejabat penguasa daerah ulayat Karo, mulailah bergerak untuk kepentingan publik sebelum masa jabatannya habis dan pensiun. Selanjutnya akan digantikan lagi oleh orang-orang yang sama lagi, dan publik Karo mengulangi lagi permintaan dan cita-cita harapannya kepada pejabat/ penguasa baru. Ini sudah terjadi sejak era permulaan otonomi daerah.

Sudah banyak daerah otonom dan penguasanya bikin terobosan dan berhasil atau dalam perjalanan akan berhasil dalam era Revolusi Mental ini. Karo dan daerahnya adalah salah satu yang punya kemungkinan besar akan berhasil, dilihat dari way of thinking dan kulturnya yang dari dulu sejak era kolonial sangat patriotis dan di depan menentang kolonial, banyak berkorban tanpa pamrih. Kharakter dan sifat Karo ini sangat kompatibel dengan era Tri Sakti Jokowi sekarang ini. Karena itu Karo sangat besar khansnya.

Mari memulai lagi sekarang ini dalam era Revolusi Mental dibawah kepemimpinan Jokowi-JK.




Leave a Reply