Drama Pembebasan Beru Barus dari Sekapan Lelaki di Tembung

0
136

imanuel sitepu 3IMANUEL SITEPU. DELITUA. Korban penculikan dan pemerkosaan tidak habis habisnya. Kali ini menimpa seorang siswi SMAN 1 Delitua. Sebut saja namanya Ncole (16) warga Cinta Damai, Desa Patumbak (Kecamatan Patumbak) ini diculik dan disekap oleh pelaku Zul Lubis (23) warga pasar 7 Tembung.


Ceritanya, Ncole seorang siswi yang masih duduk di kelas 1 berkenalan dengan Zul di jejaring sosial facebook. Di situ mereka berkenalan dan bercerita asmara. Zul mengaku sebagai direktur sebuah perusahaan mobil bermerek Volvo. Hari demi hari mereka berdua saling chatingan, hingga selanjutnya Zul dan Ncole berjanji untuk bertemu [Sabtu 16/4].

Merasa sudah cocok dengan Zul karena sebagai direktur, akhirnya Sabtu siang itu Zul menjemput Ncole di sekolah. Zul yang mengaku sebagai seorang Direktur Volvo membawa Ncole dengan mobilnya.

sekapKeduanya pun mengelilingi Kota Medan sambil bercerita dan bercanda. Rupanya Zul punya niat jelek. Saat Ncole meminta diantarkan pulang, Zul berkata sebentar lagi. Segala macam alasan Zul supaya Ncole tidak pulang. Karena sudah larut malam, Ncole pun dibawa ke sebuah hotel yang tidak diketahuinya. Diduga di situ Zul melampiaskan haratnua kepada Ncole.

Orangtua Ncole bernama S. Barus merasa curiga karena putrinya tidak kunjung pulang. N Barus menelpon ponsel milik putrinya Ncole [Minggu 17/4], namun sudah tidak aktif. Selanjutnya pihak keluarga mencari Ncole ke teman-teman sekolah dan teman bermainnya, tapi tidak juga kunjung diketemukan. Sampai malam hari pencarian pun dilakukan keluarga.

Hingga dini hari [Senin 18/4: sekira 02.00 wib], pihak keluarga memutuskan membuat laporan hilangnya Ncole ke Polsek Delitua. N Barus, orangtua Ncole didampingi pihak keluarga, dengan mengendarai 3 mobil, pihak keluarga meninggalkan Polsek Delitua [Sekira 04.00 WIB]. Jarum jam terus berputar, pihak keluarga terus mencari keberadaan Ncole hingga pada Senin sore handphone milik Ncole kembali aktif.




Pihak keluarga pun menelpon, namun tidak diangkat. Pihak keluarga tidak putus asa dan kembali melakukan sms dan dibalas oleh Ncole. Dia memberitahukan keberadaannya yang tidak dia tahu. Berkat jaringan BTS, pihak keluarga yang kebetulan famili dari Puspa ada seorang anggota Brimob mencari keberadaan sinyal handphhone tersebut.

Berkat jaringan satelit tersebut, anggota Brimob bersama pihak keluarga mengetahui keberadaan Puspa. Tidak mau kehilangan jejak lagi, pihak keluarga bersama anggota Brimob langsung menangkap Zul di sebuah cafe tanah garapan di Jl. Datuk Kabu/ Pasar 3 Tembung [Senin 18/47: Sore 18.00 WIB]. Saat ditangkap, Zul tidak berkutik dan memberitahukan keberadaan Ncole yang pada saat itu disekap oleh Zul di cafe tersebut.

Pada Senin Malam sekira 21.00 WIB, Zul dibawa ke Polsek Delitua untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Selang sekitar 2 jam, Zul dibawa anggota Brimob dan pihak keluarga Ncole ke Polresta Medan untuk diperiksa dan mempertanggungjawabkan perbuatannya [sekira 23.00 WIB].

Salah seorang dari pihak keluarga Ncole mengatakan, sudah 3 hari putri mereka tidak pulang.

“Ncole diculik dan disekap si Zul itu. Dapatnya pun di cafe Pasar 3 Tembung,” kata seorang ibu di Polsek Delitua.








Leave a Reply