Puisi: MENJADI INDONESIA SEUTUHNYA

0
178

(Puisi renungan seorang guru menyambut Hardiknas 2016)




Oleh: Darwono Tuan Guru 

Gelisah basah, resahpun berdarah

menatap biduk bangsaku

melaju tanpa titik tuju

terus terantuk karang membatu

Dalam citaku,

Pendidikan bukanlah bengkel bubut

yang sekedar menggrenda mur dan baut baut

untuk di pasang di mesin-mesin produksi

atau di lempar ke pasar-pasar TKI

Wahai pemegang amanah kepemimpinan

pendidikan adalah hutang kemerdekaan

mencerdaskan kehidupan bangsa yang sempurna

untuk menjadi manusia Indonesia seutuhnya

bukan manusia setengah Amerika,

Eropa, Arab, Yahudi, atau manusia setengah singa !

Dalam harapku,

Sekolah-sekolah Indonesia,

Adalah taman asri berwiyata

tempat anak-anak bangsa,

bermain melukis mimpi bersama

mengukir indah Zamrud Khatulistiwa

bergandengan wujudkan tanah merdeka

Kelas-kelas di sekolah Indonesia

adalah ruang terbuka berbhineka

refleksi nuansa pelangi Nusantara

yang indah, ramah penuh warna

Guru-guru adalah para empu

yang bijak, penuh wibawa ilmu

mampu menempa arang menjelma permata

kobarkan cahaya serah kebangsaan

di setiap dada peserta didiknya

dan melukis Garuda di lubuk hatinya

Para siswa adalah insan cendikia pembelajar

yang terus menghormat Sang Saka berkibar

bentangkan Merah Putih sepanjang cakrawala

hingga menjadi pandu Pertiwi sejati

yang menjaga keutuhan NKRI

wujudkan Indonesia Jaya lestari

Merdeka sepanjang masa !

Jakarta 27 April 2016

Semoga menjadikan bahan renungan bagi insan pendidikan Indonesia dalam menyambut Hardiknas 2016 ini.








Leave a Reply