Isi Bensin Sambil Masak, beru Ginting Tewas Terpanggang

0
147

imanuel sitepu 3IMANUEL SITEPU. MEDAN JOHOR. Sebuah rumah yang terletak di Jl. Parang II, Kelurahan Kwala Bekala (Medan Johor) terbakar [Minggu 1/5: sekira 08.45 WIB] yang mengakibatkan pemilik rumah, Murni beru Ginting (60),  meninggal dunia dalam kondisi terpanggang di dapur rumahnya.

Data yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, awalnya korban sedang memasak di dapur seperti biasanya untuk makan siang. Meski sedang memasak di dapur, korban pun menyempatkan diri mengisi bensin di dalam kamar mandi untuk dijual sehari harinya oleh korban. Saat asyik mengisi bensin, tiba-tiba api kompor yang menyala menyambar korban yang hanya berjarak 10 m dari tempat korban mengisi bensin. Korban pun lantas menjerit minta tolong.

Anak korban Hendra Sinurat (30) yang pada saat itu sedang bersama anak abangnya terbakar 1di dalam kamar terkejut dengan adanya suara ledakan dan minta tolong. Hendra pun keluar kamar sambil menggendong keponakanya yang msih berusia 7 tahun tersebut. Alangkah terkejutnya Hendra melihat ibunya sudah terbakar, Hendra pun lantas menjerit sekuatnya minta tolong.

“Kebakaran !!!! Ibuku terbakar !!!! Tolong !!!! Tolong !!!!”  serunya.

Mendengar jeritan Hendra warga sekitar pun berhamburan keluar rumah dan hendak menolong korban. Namun, apa daya, api di bagian dapur rumah korban terlalu besar. Warga sekitar pun langsung menyiramkan air ke rumah korban. Dalam tempo setengah jam warga dapat menjinakan api yang tadi berkobar di bagian dapur rumah korban.

Namun, nyawa Murni beru Ginting tidak bisa diselamatkan. Korban terpanggang dan meninggal di tempat. Tidak lama berselang anggota Polsek Delitua datang ke lokasi. Selanjutnya jenazah korban yang sudah terbakar sekujur tubuhnya dibawa ke Rumah Sakit H.Adam Malik, Medan.

Informasi lain diperoleh dari warga sekitar, Murni beru Ginting selama ini tinggal di rumah tersebut bersama seorang anaknya dan seorang cucunya. Sedangkan suaminya bermarga Sinurat bersama anak sulungnya mengurus ladang mereka yang berada di Kabupaten Karo. Dalam kesehariannya, nenek 1 cucu ini membuka kios kecil-kecilan di depan rumahnya sambil menjual bensin eceran.




“Dia tinggal bersama seorang anak dan cucunya. Sementara suaminya ngurus ladang di Gugung (Karo Gunung, red.),” kata Tarigan, salah satu warga.

Lanjut dikatakan, ia pun mengetahui rumah tetangganya tersebut dilalap si jago merah setelah mendengar beberapa warga berteriak minta tolong.

“Kami dengar orang minta tolong kebakaran…. kebakaran …. Lalu kami berupaya memadamkan api,” tuturnya.

Kapolsek Delitua Kompol Daniel Marunduri Sik melalui Panit I Ipda Martua Manik SH MH saat dikomfirmasi membenarkan adanya terjadi kebakaran dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

“Jenazah korban sudah dibawa ke rumah sakit Adam Malik untuk dilakukan visum,” kata Martua Manik.




Leave a Reply