Panen Perdana Padi Unggul Bersama GIZ di Karo

1
153

B. KurniaB. KURNIA PP. BARUSJAHE. Wakil Bupati Karo (Cory Sebayang) melakukan panen perdana benih padi varietas unggul Inpari 28 secara simbolis didampingi Deputi Manager Bank Indonesia wilayah Sumut Subiantoro, pimpinan SKPD dan Muspika Kecamatan Barusjahe di penangkaran GIZ (Germany corporation) Desa Serdang (Kecamatan Barusjahe) [Kamis 26/5].

Menurut Cory Sebayang, Desa Serdang pernah dikenal dengan sebutan padi Sigalia atau beras pulut Sigalia. Namun, hingga saat ini, petani masih menanam benih padi
lokal seperti merah atau putih.

panen 6“Kami sangat mengapresiasi kehadiran bibit varietas unggul Inpari 28 di Karo, terlebih penangkaran yang dibuat GIZ sangat baik. Kegiatan ini harus dikembangkan,” kata Cory.

Cory Sebayang juga menyampaikan kondisi petani Karo kepada Subiantoro selaku deputy manager Bank Indonesia wilayah Sumut. Menurutnya, saat ini, petani di Karo perlu pendampingan dan permodalan. Subiantoro sangat merespon apa yang dirasakan masyarakat Karo, termasuk keluhan pembiayaan atau modal usaha tani.

“Akan dikoordinasikan dengan pihak perbankan lainnya. Kami akan berupaya mencari solusi dengan program pengembangan dan pemodalan pertanian.” Jawabnya.

Pada kesempatan ini, Sulaiman Ginting selaku Pimpinan GIZ mengatakan apa yang dilakukan GIZ adalah pendampingan petani penangkar benih di Kabupaten Karo. Ini terkiat dengan program Pemerintah Indonesia untuk menjamin ketersediaan benih padi bermutu di Sumut melalui program Better Rice Initiative Asia  (BRIA) bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan BP4K Kabupaten Karo.

“German cooperation memberikan pendampingan, pelatihan, penyediaan benih, pengurusan ijin penangkaran serta fasilitator agar kelompok penangkar bisa memiliki
kelompok plasma yang mampu memproduksi benih unggul di Kabupaten Karo,” terangnya.




Hasil panen padi varietas Inpari 28 ini mencapai 6 ton per hektarnya.

“Dibandingkan hasil panen varietas lokal, Inpari 28 lebih menguntungkan. Umur tanam yang lebih lama dan hasil lebih memuaskan,” kata Dius Sitepu Ketua
Kelompok Tani Desa Serdang.

Di sela-sela acara panen perdana diadakan juga diskusi antara Pemkab Karo dengan warga Kecamatan Barusjahe. Dalam diskusi, warga Serdang memberikan masukan seraya berharap kepada wakil bupati Karo agar jalan ke desa mereka segera diperbaiki karena sudah rusak parah.

“Jalan ke Desa Serdang akan diperbaiki melalui anggaran APBD 2016 dalam waktu dekat,” jawab Cory Sebayang didampingi Asisten II Terkelin Purba.

Di akhir acara, Wakil Bupati Karo didampingi Plt. Kadis.Pertanian Karo Munarta Ginting dan Kepala BP4K Sarjana Purba menyampaikan surat rekomendasi penangkar benih kepada T. Sinulaki selaku perwakilan kelompok Sada Ukurta Desa Perbulan (Kecamatan Lau Baleng) dan Dius Sitepu Desa Serdang (Kecamatan Barusjahe) beserta perlengkapan kemasan benih lainnya.








1 COMMENT

  1. Saya hanya ‘tertarik’ foto pemimpin-pemimpin orang-orang Karo itu, kelihatan sangat bahagia dan gemuk-gemuk sekali. Untuk masa depan, saya pikir publik Karo patutnya lebih memilih pemimpin yang lebih banyak bekerja dan berpikir daripada yang lebih banyak lemaknya.

    MUG

Leave a Reply