Sirulo TV: Ritual Pemakaman Korban Awan Panas Sinabung

0
165

Jhon RockyJHON ROCKY. KABANJAHE. Korban terjangan awan panas Sinabung [Sabtu 21/5], Cahaya Sembiring (75), telah meninggal kemarin [Minggu 29/5: sekitar 04.00 WIB Dinihari] di RSUP Adam Malik (Medan). Tadi [Senin 29/5] ), jasad almarhum telah dimakamkan di Dusun Sebintun, Desa Berastepu (Kecmatan Simpang empat) setelah sebelumnya melalui sebuah ritual Karo yang dilaksanakan di Jambur Rumah Kabanjahe (Kecamatan Kabanjahe).

Alm. Cahaya Sembiring sempat dirawat secara intensif di RSUP Adam Malik selama 1 minggu. Namun, takdir berkata lain. Dia akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Bapak dari 4 anak ini dikenal baik dan pendiam di mata keluarganya. Sehari-harinya Cahaya Sembiring bekerja di ladang bercocoktanam dan berternak.

Setelah disholatkan, korban langsung dikuburkan pada minggu sore. Ritual Karo diadakan sebelum disholatkan. Selama pelaksanaan ritual Karo,  terlihat keluarga korban sangat berduka menghadapi kejadian memilukan ini.




Sirulo TV menyempatkan diri membuat liputan singkat dari acara ritual pemakaman Alm. Cahaya Sembiring di Jambur Rumah Kabanjahe (lihat 2 video di bawah). Terdengar di tayangan video ini dimainkan seperangkat alat musik tradisional Karo (Gendang Sarune) dan kental sekali dengan nuansa Karo yang sangat berbeda dengan suku-suku tetangganya seperti Batak, Melayu, Simalungun, Pakpak, Alas, dan Gayo.

Terlihat juga partisipan dari ritual ini berpakaian mengenakan kain tenunan Karo bernama uis sebagai penutup pinggang (abit), penutup kepala (tudung atau bulang) dan selendang (kadang-kadangen).














Leave a Reply