Mpuh Sembiring Jalan-jalan ke Dataran Tinggi Karo

0
222

jebta 2JEBTA B. SITEPU. KABANJAHE. Hari-hari liburan terahir di perayaan Hari Raya Idul Fitri 2016, Mpuh Sembiring bersama Komunitas Ersada Min Arihta (EMA) berkeliling Kabupaten Karo menggunakan sepeda motor [Sabtu 9/7 – Minggu 10/7].

“Saya bangga menjadi orang Karo, saya akan tetap berjuang untuk membanggakan Suku Karo,” kata Mpuh Sembiring.

Dalam kegiatan ini, Mpuh Sembiring bersama beberapa anggota EMA menginap di Sekretariat LSM Tanah Karo Hebat pimpinan Hanna Bangun.

Mpuh Sembiring 10
Bermain sunglap di depan para pengungsi Sinabung

“Kami senang Mpuh Sembiring datang. Cita-citanya sangat mulia. Sebisa kami akan kami bantu Mpuh Sembiring untuk lebih mendalami Budaya Karo,” tutur Simpei Sinulinga selaku perwakilan dari Tanah Karo Hebat.

Sementara itu Ketua Komunitas EMA, Kesaponta Purba didampingi Sekretaris Kristina beru Ginting merasa terhormat dapat menemani Mpuh Sembiring mengeksplorasi Taneh Karo.

“Kami sangat bangga dengan Mpuh. Terlebih ia memiliki niat untuk dapat bermain sulap di depan paras pengungsi, dan itu sudah terlaksana,” ujar Kesaponta dengan semangat.

Mpuh Sembiring 12
Berfoto bersama Komunitas Ersada Min Arihta (EMA) di Relokasi Pengungsi Siosar.

Mpuh Sembiring berjanji akan kembali lagi ke Dataran Tinggi Karo untuk lebih mengenal adat dan budaya Suku Karo.

“Puas, betul betul puas saya. Saya akan kembali lagi ke Karo. Suku Karo luar biasa. Adat, budaya, dan manusianya sungguh luar biasa,” sambung Mpuh Sembiring.

Saat Mpuh mengunjungi pengungsian dan bermain sulap di depan pengungsi, tampak raut wajah keceriaan dan kegembiraan para pengungsi Sinabung.

Adapun beberapa tempat yang dikunjungi oleh Mpuh Sembiring adalah Gua Liang Dahar (Lau BUluh), Uruk Ndaholi atau Uruk Lingga (Bintang Meriah), Gurukinayan Posko Jenggala, bermain sulap di Posko Pengungsian Terung Peren dan Relokasi Pengungsi Sinabung (Siosar), On Air di Radio RBK FM Kabanjahe, serta sempat mencicipi kuliner malam di Pasar Kaget Kabanjahe.








Leave a Reply