Kali Ini, Rumah Bandar Sabu Digerebek. Tapi ….

0
445

imanuel sitepu 3sabu 17IMANUEL SITEPU. MEDAN TUNTUNGAN. Warga Kelurahan Ladang Bambu (Medan Tuntungan) tiba-tiba saja heboh sore kemarin [Selasa 19/7]. Sekira 50an personil kepolisian yang terdiri dari personil Polsek Delitua, Unit Narkoba Polresta Medan dan dibantu oleh Sabhara Polresta Medan melakukan penggrebekan terhadap 3 rumah bandar sabu.

Pantauan Sora Sirulo di lapangan, dalam penggerebekan di kediaman bandar sabu bernama Andri alias Bokir di Gg. Mahoni ini, petugas berhasil mengamankan 4 diduga tersangka; Nuriadi, Mus, Ayan dan Ricard Ginting. Sementara, Andri alias Bokir berhasil meloloskan diri dari sergapan petugas setelah melompat dari pagar tembok rumahnya. Saat dilakukan penggerebekan, kelima tersangka sedang melakukan pesta narkoba di dalam rumah Bokir.

“Memang warga di sini sering melihat bandar sabu keluar masuk rumah si Bokir,” kata Suparno, Kepling 4 Ladang Bambu.

sabu 18Secara bersamaan, petugas juga melakukan penggerebekan di kediaman bandar sabu lain bernama Benget, yang terletak di Gg. Tarigan di kelurahan yang sama. Saat dilakukan penggerebekan, tersangka berhasil meloloskan diri karena diduga bandar sabu ini sudah mengetahui gerakan polisi. Dari rumah tersangka, polisi hanya berhasil mengamankan 3 buah bong dan beberapa klip plastik bungkus sabu.

Menurut Acuan, warga sekitar rumah Benget, petugas yang melakukan penggerebekan sudah kadaluarsa. Soalnya, Benget sudah beberapa bulan ini tidak tinggal di rumahnya lagi sejak digerebek Polsek Pancurbatu.

“Sejak digerebek Polsek Pancur Batu sebulan lalu, Benget sudah tidak pernah tinggal di sini. Yang menghuni rumahnya itu hanya ibunya,” katanya.
.
Sementara itu, saat petugas tim gabungan dari Sat Narkoba Polresta Medan dan personil Polisi dari Polsek Delitua melakukan penggerebekan di dalam sebuah rumah mewah milik Bang-bang alias Benk-benk, terletak di Jl. Bunga Kardiol No 49 Linkungan 3 yang juga di kelurahan yang sama, tidak membuahkan hasil apa-apa. Rumah milik bandar besar Narkoba tersebut telah ditinggal dalam keadaan kosong tidak berpenghuni.

Saat dilakukan penggeledahan di seisi rumah, petugas tidak menemukan barang bukti apapun. Kabarnya, penggerebekan rumah bandar narkoba yang merupakan TO pihak kepolisian diduga sudah bocor. Pemilik rumah telah mengetahui akan datangnya petugas kepolisian gabungan.




Salah seorang warga Lina mengatakan, sangat senang digrebeknya rumah bandar narkoba itu karena sudah sangat meresahkan warga sekitar sini. Hal senada juga dikatakan oleh Ita yang sehari hari sebagai ibu rumah tangga.

“Syukurlah, bang, digrebek polisi rumah bandar narkoba itu. Kalau tidak, entah apa jadinya kampung kami ini,” ucap ibu Ita diaminkan oleh ibu-ibu sekitar.

Kapolsek Delitua AKP Wira Prayatna SH Sik mengatakan, penggerekan itu dilakukan atas informasi masyarakat yang sudah sangat resah terhadap peredaran narkoba di wilayah itu.

“Kepada masyarakat dianjurkan agar tidak segan-segan melaporkan kepada pihak kepolisian adanya peredaran narkoba,” himbau Wira Prayatna didampingi Kanit Reskrim Iptu Jonathan SH.








Leave a Reply