Babi Panggang Karo Bagi Seorang Karo Muslim

4
624
Sinabung 28
A Karo Charnel House at the Foot of Mt. Sinabung by DARUL KAMAL LINGGA GAYO (Tigabinanga)

Oleh: Syabila Ginting Azzahra

 

SyabilaKannn… ada aja kerjaan orang ini yaaa. Kini giliran kota kelahiranku, Medan, dibuat ribut ma FPI. Mereka minta usaha kuliner khas Suku Karo, BPK (Babi Panggang Karo) untuk ditutup. Beragam reaksi dan tentu saja penolakan pun muncul dari berbagai pihak, terutama dari Suku Karo.

Mereka tentu saja keberatan jika makanan khas suku mereka itu tak diberi tempat lagi untuk eksis di wilayah mereka sendiri. Aku sebagai Karo Muslim beserta keluarga besarku yang beraneka agama tak pernah menyoal soal kuliner yang diharamkan oleh Islam. Kami selalu saling menghormati saat ada acara pesta keluarga, bagi yang Muslim diberikan tempat khusus, terpisah dari mereka yang mengkonsumsi panganan babi.

Intinya, biarlah mereka dengan kuliner babinya, toh tidak mengajak kita untuk ikut makan, tidak mengolahnya di tempat kita.




Tapi, postingan dan komentar sebagian orang Karo yang kulihat tak lagi hanya menyoal babi, obrolan kini melebar ke agama, dan pastinya agama Islam yang kembali kena imbas dijelek-jelekkan.

Jadi akuminta kepada semua saudara-saudaraku, tolong bijaksanalah dalam berkomentar. FPI itu demo bukan berarti mewakili seluruh umat Islam. Kami pun bnyak yang tidak senang dengan tindak tanduk FPI, organisasi yang hanya berlabelkan Islam di belakangnya, bukan berarti perilaku mereka itulah gambaran dari agama Islam dan penganut yang sebenarnya.

Sikapi dengan bijaksana. Libatkan pihak yang berwenang untuk menyelesaikannya. Stop perdebatan yang mengarah ke agama dan suku.








4 COMMENTS

  1. Kekaroan tidak pernah berpatron pada agama. Disaat kebanggaan Suku Karo diusik dalam bentuk apapun, semua merasa terusik tak pandang apa agamanya.

    Itu semua karena selain cinta perdamaian, Suku Karo juga menjunjung tinggi kebenaran dan keadilan.

    Mejuah-juah. Karo bersatu…

  2. Jika memang FPI itu bukan islam, tolonglah saudara2 kami yang muslim secara serentak dan bersatu untuk menyuarakan pembubaran atas ormas tersebut. Apa daya kami untuk membubarkan ormas tersebut, jika tidak ada bantuan dari kalian. mohon dipikirkan kembali, jika ada yang salah dalam diri kita, baiknya orang lain yang memperbaiki atau diri kita sendiri?

Leave a Reply