imanuel sitepu 3tembok 1IMANUEL SITEPU. BIRU-BIRU. Pembangunan tembok di sekeliling Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Biru-biru disinyalir sarat penyelewengan. Selain di lokasi tidak terlihat plank proyek, pengerjaan pembangunan tembok ini diduga asal jadi.

“Sejak awal tidak pernah tampak ada plank proyek, bang. Bangunannya juga terlihat asal-asal saja. Campuran semen dan pasir tidak seimbang,” tutur Setia Ginting (50) salah seoang warga setempat.

Setia pun menduga bangunan tembok tidak akan bertahan lama. Menurutnya, hal itu sengaja dilakukan pihak rekanan untuk mengambil keuntungan lebih.

Menurut seorang warga setempat lainnya, pemborong proyek Dinas Pertanian ini bermarga Sinaga, dan kepala tukang pembangunannya bernama Lilik yang tinggal di Lubuk Pakam.




“Kalau saya dengar pemborong proyek ini pak Sinaga, bang. Dari Lubuk Pakam. Kepala tukangnya bernama Lilik. Pak Naganya jarang datang kemari. Panjang bangunan tembok ini 244 meter dengan ketinggian 150 meter dan Pagu anggaran Rp 180 juta,” terangnya.

Kepada wartawan,  sejumlah warga yang berdomisili di Kecamatan Biru-biru meminta kepada Bupati Deliserdang drs H. Ashari Tambunan melalui Dinas Pertanian Saiful agar menurunkan Tim Pengawas ke lokasi Proyek pekerjaan Tembok pembatas lahan BPP kecamatan Biru-biru ini karena kuat dugaan proyek ptersebut menuai KKN.




Leave a Reply