DPP HMKI Siap Memediasi Pemkab Karo dengan GBKP Terkait RSU Kabanjahe

0
181

B. KurniaB. KURNIA PP. KABANJAHE.  Dalam rangka masa 100 hari kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Karo (dilantik pada 22 April 2016), DPP Himpunan Masyarakat Karo Indonesia (HMKI) yang berkantor di Jakarta mengadakan kunjungan kerja ke Kabupaten Karo. Dalam kunjungan ini, DPP HMKI dipimpin oleh Ketua Umum Eddy Ramon Torong didampingi Sekretaris Dewan Pakar Minola Sebayang, Johan
Brahmana selaku Ketua 1, Neken Jamin Sembiring selaku Dewan Pakar, Imran
Sinulingga dan Pt. Arnis Ginting dari Biro Seni Budaya.

“Kunjungan ke Kabupaten Karo ini adalah wujud kepedulian HMKI atas pembangunan sosial budaya dan ekonomi dalam mewujudkan masyarakat Karo yang sejahtera dan makmur,” kata Ketua Umum HMKI Pusat, Eddy Ramon Torong bersama Minola Sebayang kepada wartawan [Jumat 29/7] di Kantor Bupati Karo usai diterima Bupati Karo Terkelin Brahmana dan Wakil Bupati Karo Corry S. Sebayang.

hmki 6
Moderamen GBKP dengan DPP HMKI di Kantor Moderamen GBKP, Kabanjahe.

Eddy dan Minola beserta pengurus lainnya didampingi Pengurus HMKI Kabupaten Karo Mia Tarigan, J. Ukung Ginting dan Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa (Apdesi) Kabupaten Karo Raja Edward Sebayang juga mengatakan, pihaknya mendukung kepemimpinan kepala daerah tepilih ini. Mereka menghimbau agar masyarakat Karo kembali dalam tatanan kehidupan masyarakat Karo yaitu merga silima, sangkep nggeluh dan perkade-kaden sepuluh dua.

“Kami senang atas respon dari Pemkab Karo dan Moderamen GBKP serta elemen masyarakat Karo lainnya dalam kunjungan kerja HMKI. Kami sekaligus menerima masukan yang penting dalam mendukung terwujudnya damai sejahtera di Tanah Karo,” lanjut Eddy

Beberapa masukan dari pihak pemerintah daerah yang disampaikan Wakil Bupati Karo Corry S Sebayang dalam mendukung kehidupan masyarakat yang normal pasca adanya erupsi Gunung Sinabung a.l. pertanian, kesehatan masyarakat, sarana pengairan irigasi, supremasi hukum dan pengembangan tanaman kemiri serta bidang spiritual dan seni budaya lokal.

Dari seluruh masukan tersebut, pengurus HMKI Pusat menerimanya dengan baik.

“DPP HMKI akan mengagendakan ini didalam rapat maupun pertemuan kepada instansi terkait sebagai wujud tanggungjawab HMKI,” tambah Eddy dengan sukacita.




Setelah pertemuan HMKI dengan Pemkab Karo, Pihak HMKI mengadakan tatap muka ke Kantor Moderamen GBKP di Kabanjahe. Kunjungan ini diterima oleh jajaran pengurus pusat GBKP dipimpin Sekum GBKP Pdt. Repelita Ginting bersama Pdt. Kongsi Kaban, Pdt. Krisman Barus, Pdt. Sarianto Purba dan Pdt. Yunus Bangun serta Pt. Mulia Perangin-angin.

“Terimakasih atas kunjungan HMKI serta memberikan sedikit gambaran situasi dan kondisi Tanah Karo pada saat ini, agar pelayanan ke depan dapat lebih baik,” ujar Kongsi Kaban.

Pdt. Repelita Ginting juga menyampaikan adanya satu hal yang perlu disikapi pihak GBKP dengan Pemkab Karo tentang pengembalian asset GBKP, yakni berupa lahan dan gedung RSU Kabanjahe. Pengembalian asset ini sudah menjadi keputusan Sinode GBKP pada tahun 2015 lalu.

“GBKP menyambut baik apabila ada keinginan Pemkab Karo membangun rumah sakit daerah, pihak GBKP dapat memberikan pinjaman gedung dalam pelayanan umum bagi masyarakat Karo sampai selesai gedung baru milik pemda yang sah,” kata Pdt. Repelita berharap.








Leave a Reply