Begal di Lokasi Kanal Makin Beringas

1
117

Usai Diseret, Sepeda Motor Taruna Penerbangan Dirampas

 

imanuel sitepu 3IMANUEL SITEPU. DELITUA. Ulah pelaku begal yang kerab beraksi di kawasan Jl. Kanal, Kelurahan Titikuning (Medan Johor) makin beringas. Bahkan, para pelaku begal tidak segan-segan beraksi pada siang bolong. Seakan-akan, pelaku tidak takut dengan Tim Anti Begal yang telah dibentuk Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto SH Sik.

Kali ini, yang menjadi korban adalah M. Yajit (15) siswa Taruna Penerbangan, warga  Garu IV (Medan Amplas). Sepeda motor Yamaha Vixion BK 2186 AFC miliknya dirampok oleh pelaku begal saat melintas di Jl. Kanal [Sabtu 30/7: sekira 13.00 wib].

begal 13
M. Yajit menunjukan luka di perutnya.

“Pagi itu, aku baru usai mengantar SKHU ke sekolah bersama temanku sekelas, Fajar. Ketika kami berdua hendak pulang ke rumah, di daerah Kanal dekat SMAN 13, saya dicegat 2 pria tegap yang berboncengan. Selanjutnya, kedua pria yang menutup mulutnya dengan menggunakan masker anti debu tersebut menyuruh saya ke pinggir,” kata M. Yajit.

Selanjutnya, korban M. Yajit menuturkan, kedua pria tersebut lalu mengatakan sepeda motornya sudah nunggak angsuran selama 7 bulan. Karena merasa tidak pernah nunggak, korban membantahnya.

“Lalu, salah satu yang mengaku kolektor langsung memukuli dan menunjangi saya,” kata Yajit.

Akibat perbuatan pelaku, perut, kaki, dan kepala korban mengalami luka dan memar. Setelah itu, salah satu pelaku langsung merampas sepeda motornya dan lalu membawanya pergi. Yakin kalau kedua pelaku adalah perampok, korban dan temannya langsung berteriak minta tolong.

“Tak lama berselang, sekitar 7 orang pria dengan menggunakan 4 kereta saling berboncengan datang. Saya bukan ditolong. Melainkan mengancam akan mengeluarkan usus saya kalau tetap berani berteriak. Saya rasa semua pengendara kereta itu adalah rekan yang merampas keretaku,” sambung Yajit.

Begitu mereka tancap gas menuju Simpang Limun, saya pun langsung teriak maling. Sehingga beberapa pengendara kereta mendatangi saya. Dan setelah saya ceritakan apa yang saya alami, pengendara kereta tersebut pun langsung mengejar begal itu.

“Kalau menurut informasi, salah satu pelaku sudah tertangkap di kawasan Simpang Limun,” kata Yajit lagi.




Sementara menurut Nursanah Nasution (38), orangtua Yajit, dia sempat pingsan ketika mengetahui kalau anaknya telah menjadi korban begal.

“Begitu saya mendapat kabar anak saya dibegal, saya langsung pingsan. Karena biasanya  M Yajit diantar oleh abangnya ke sekolah. Anak saya jelas dirampok. Kereta kami itu tidak pernah nunggak kredit,” tutur ibu penjual sate bakar ini.

Sahrul (45) salah satu warga di sekitar Jalan Kanal yang mengaku ikut mengejar pelaku begal tersebut membenarkan kalau salah satu pelaku telah berhasil tertangkap.

“Ketika saya dengar ada teriak maling, saya bersama warga lainnya langsung mengejar pelaku. Di daerah Simpang Limun, salah satu pelaku  kita dapat,” katanya.

Kanit Reskrim Polsek Delitua Iptu Jonathan ketika dikonfirmasi membenarkan.

“Kita sudah mengecek TKP dan menyebar anggota untuk meringkus pelaku begal itu. Untuk sementara kita sudah mengamankan salah satu pelaku bernama Surianto (49) warga Jl. Balai Desa Polonia, Medan Polonia.








1 COMMENT

  1. Begal adalah kriminal jalan yang sangat buas. Dan perlu ditirukan sikap tegas presiden Filipina Duterte kasih hadiah kepada polisi dan rakyat yang habiskan begal/kriminal jalanana hidup atau mati. Penting harus melibatkan rakyat, atau partisipasi rakyat era modern. Kalau begalnya mati lebih banyak hadiahnya. Jadi adanya KEPASTIAN HUKUM bikin nasib begal dan rakyat jadi pasti. Begal mati, rakyat selamat! Itulah kepastian yang bikin hilang keraguan akan ketenteraman hidup dan kelanjutan hidup manusia era modern.
    Bagi begal apalagi kalau sudah mabuk narkoba, hidup mati sama saja juga, artinya mereka sudah bikin pilihan, hanya tinggal pengesahan dari pemerintah atau pemerintah setempat. Jangan ada perkara lanjutan seperti selama ini, kalau begal atau geng bandit dibunuh dijalan oleh rakyat. Dunia sudah berubah, gaya baru menyelamatkan manusia dan dunia, demi hidup dan kehidupan yang lebih manusiawi.

    MUG

Leave a Reply