imanuel sitepu 3IMANUEL SITEPU. DELITUA. Aksi begal yang kerap terjadi di Jl. Kanal, Kelurahan Titi Kuning (Medan Johor) kian meresahkan. Tak peduli siang bolong atau malam, para pelaku begal seakan setiap saat mengintai mangsanya.

Kali ini yang menjadi korban terbaru adalah Rido (21) warga Gg. Genteng (Kecamatan Delitua. Sepeda motor Honda Vario yang belum genap sebulan dikredit, dibawa kabur 2 pelaku begal mengendarai Honda Beat tanpa plat, saat melintas di Simpang Kanal, Jl. STM (Medan Johor) [Senin 8/8: sekira 11.30 wib siang].

begal 14
Rido bersama kakak dan temannya saat mendatangi Polsek Delitua.

Cerita Rido saat hendak membuat laporan ke Polsek Delitua [Senin 8/8: sekira 12.00 wib], saat itu Rido bersama temannya mengendarai Honda Vario (belum memiliki nomor Polisi) berencana hendak pulang ke rumahnya di Gg. Genteng (Kecamatan Delitua).

“Saya bersama teman saya baru saja dari Medan. Kami berdua baru saja pulang mencari pekerjaan. Kereta itu belum ada sebulan saya kredit. Jadi, nomor Polisinya belum keluar,” kata Rido didampingi teman dan kakaknya.

Namun, sambung Rido, sesampainya mereka di Jl. Tritura dan hendak mau berbelok menuju Jl. STM, tanpa ia sadari dua pria mengendarai Honda Beat mengikuti Rido dan temannya dari belakang. Lantas, sesampainya di Jl. Kanal, salah satu pelaku yang duduk di boncengan langsung menunjang sepeda motor yang mereka kendarai.




Begitu keduanya terjatuh, pelaku langsung merempas sepeda motor miliknya lalu dengan cepat melarikan diri menuju arah Medan. Mirisnya, meski mereka sempat berteriak minta tolong, akan tetapi tak satupun warga mau mengejar pelaku.

“Sesampainya di Kanal, kereta kami langsung ditunjang. Sebetulnya kami sempat berteriak minta tolong, tapi tak satupun warga mau membantu kami,” sebut Rido.

Usai mendengar keterangan Rido, salah satu petugas SPK Polsek Delitua menyarankan korban untuk menghubungi Polisi piket tugas luar untuk dilakukan cek TKP dan selanjutnya meminta surat pengantar dari Showroom agar laporan korban segera diproses.








Leave a Reply