Petani Mengeluh Harga Jeruk Anjlok

0
307

rikwan sinulinggaRIKWAN SINULINGGA. PEMATANGAN SILIMA HUTA. Para petani jeruk di Taneh Karo dan Simalungun kembali merugi akibat harga jual jeruk anjlok [Selasa 9/8]. Harga jeruk di tingkat petani hanya Rp. 5 – 6 ribu/kg. Kondisi ini mengakibatkan kebanyakan petani masih terus menahan jeruknya atau belum menjual jeruknya sementara waktu.

Hitung-hitung biaya perawatan jeruk dari masa berbunga sampai siap panen rata-rata Rp 6 ribu/ kg. Ratusan ton jeruk yang sudah siap panen masih bertengger di pohonnya.

jeruk 6Namun dengan membiarkan buah yang sudah seharusnya dipanen sangat beresiko menambah kerugian petani. Diantaranya, buah kadaluwarsa (buah berjatuhan dan membusuk), biaya perawatan extra harus ditambah, lalat buah semakin banyak.

Lagipula, jika terlalu lama buah ditahan di pohon jeruk, bisa dilanda stress untuk musim berikutnya. Di samping itu, di saat kondisi kemarau seperti saat ini, hujan pertama cenderung ada hujan es (baho) yang bisa merontokkan semua buah yang telah matang.

“Inilah yang paling menakutkan bagi petani jeruk saat ini. Untuk meningkatkan kualitas buah secara alami, petani jeruk sudah sangat paham. Namun, jika kendala harga kami gak bisa berbuat apa-apa,” keluh seorang petani jeruk Manase Tarigan.

Secara umum, petani jeruk di Desa-desa Seribu Jandi dan Jandi Seribu (Kecamatan Pematangan Silima Huta, Kabupaten Simalungun) sekitarnya, masih sangat berharap perubahan harga akan terjadi meskipun sedikit.




“Kami berharap ada perubahan harga yang akan sangat membantu bagi kami petani. Kalau saya pribadi, daripada beresiko menanggung kerugian lebih besar lagi saya lepas saja dengan harga saat ini,” lanjut Manase.

Di sepanjang jalan, tampak buah-buah jeruk di ladang para petani ranum menguning karena buah jeruk yang masih tertahan meskipun sudah saatnya panen raya.

“Rejeki itu Tuhan yang atur, mungkin musim kali ini hanya cukup untuk biaya perawatan. Mudah-mudahan musim berikutnya hasil melimpah dan harga tinggi,” sambung Manase optimis saat kunjungan Sora Sirulo.




Leave a Reply