Pengungsi Sinabung Minta Jaminan Keamanan

0
125

Telah PurbaTELAH PURBA. KABANJAHE. Sebuah Surat yang menyatakan keinginan para pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung sudah dilayangkan ke Kapolres Tanah Karo. Inti dari surat itu adalah bahwa para pengungsi meminta jaminan keamanan kepada pihak terkait. Mulai dari Presiden RI, Kapolri, Pangab, Kapolda Sumut, Pangdam Sumut sampai Dandim Tanah Karo.

“Apalagi setelah melihat situasi yang baru-baru ini terjadi di Lingga dan akhir-akhir ini ada juga di Desa Gajah (Kecamatan Simpang Empat), kita semakin khawatir kalau hal yang sama akan terus kami alami,” kata salah seorang pengungsi kepada Sora Sirulo di Kabanjahe siang tadi [Jumat 12/8].

Adapun mengenai kasus yang terjadi di Desa Gajah sebagaimana disebut oleh sumber pengungsi 27Sora Sirulo, menurut investagi yang dilakukan oleh Sora Sirulo lebih lanjut adalah adanya sekelompok orang atau warga yang mempertanyakan ke mana limbah pembuangan sampah rumah tangga dari warga pengungsi. Pengungsi di Desa Gajah yang sudah tinggal di sana lebih kurang sekitar 40 keluarga.

Saat ini, sedang terjadi kebingunan di kalangan pengungsi dalam menentukan area pilihannya. Mengingat hal yang sudah terjadi, mereka khawatir dengan adanya lagi penolakan dari warga seempat setelah mereka melakukan pilihan tempat relokasi.




pengungsi 28
Klik surat ini untuk ukuran besar.

Para warga pengungsi sudah melihat betapa lemahnya penegakan hukum di Kabupaten Karo, khususnya terkait dengan jaminan keamanan terhadap mereka. Terlihat sekali adanya pemberlauan semacam hukum rimba. Beberapa kasus seperti Lingga Gate, Judi, dan Narkoba juga sangat marak.

Kini, para pengungsi dari puluhan desa membentuk assosiasi desa terdampak erupsi Gunung Sinabung yang secara bersama-sama akan menyuarakan keluhan rakyat. Ini semua akibat mereka merasakan tidak sigapnya Pemkab Karo menanggulangi keluhan para pengungsi.




Leave a Reply