rikwan sinulinggaRIKWAN SINULINGGA. BERASTAGI. Setelah 3 hari Taneh Karo diguyur hujan gerimis disertai erupsi Gunung Sinabung yang terus-menerus mengeluarkan debu vulkanik, hari ini [Jumat 26/8], Kota Berastagi dan desa-desa sekitarnya dalam keadaan darurat lumpur debu vulkanik. Kondisi ini sudah cukup parah. Jalannan, lahan pertanian dan rumah-rumah penduduk bermandikan lumpur debu vulkanik.

Pantauan Sora Sirulo siang ini di Kota Berastagi, setelah hujan gerimis berhenti pada Pukul 10.00 Wib (pagi) dan munculnya sinar matahari membuat lumpur vulkanik ini mulai kering dan berubah menjadi debu yang berterbangan ke segala arah. Kencangnya hembusan angin membuat kondisi udara yang semakin putihnya penampakan di Kota Berastagi. Hal ini sangat menganggu aktivitas penduduk ditambah resiko kesehatan terutama bagi anak-anak.

lumpur vulkanik 3Hingga berita ini dinaikkan (Pukul 13.00 Wib), belum terlihat adanya penyiraman jalan atau pembagian masker dari BNPB dan pihak swasta atau LSM yang bisa membantu warga. Sangat dibutuhkan bantuan dari berbagai pihak untuk meringankan resiko kesehatan bagi warga sekitarnya.

Disaranakan kepada pengemudi kendaraan agar laju kendaraan diperlambat di lokasi padat penduduk untuk menghindari debu vulkanik kembali beterbangan dan terhirup oleh warga sekitar.

Disaranakan kepada pengemudi kendaraan agar laju kendaraan di perlambat di lokasi padat penduduk untuk menghindari debu vulkanik kembali beterbangan dan terhirup oleh warga sekitar.

Disaranakan kepada pengemudi kendaraan agar laju kendaraan di perlambat di lokasi padat penduduk untuk menghindari debu vulkanik kembali beterbangan dan terhirup oleh warga sekitar.









Leave a Reply