100 Siswa SLTA di Karo Ikut Pelatihan Bela Negara

0
148

B. KurniaB. KURNIA P.P. KABANJAHE. Sebanyak 100 siswa SMA/ sederajat dari beberapa sekolah di Kabupaten Karo mengikuti pelatihan bela Negara. Pelatihan ini dimulai 2 September hingga 18 November di Makodim 0205/ TK Desa Raya dan di Bumi Perkemahan Sibolangit.

Pelatihan Bela Negara ini selenggarakan oleh Bakesbangpol dan Linmas Kabupaten Karo, bekerjasama dengan Kodim 0205/ TK. Kegitan telah dibuka secara resmi oleh Bupati Karo yang diwakili oleh Sekda dr. Saberina beru Tarigan MARS [Jumat 2/9]. Saat membuka acara kegiatan, Saberina didampingi oleh Kaban Kesbangpol, Linmas Kabupaten Karo (Drs. Edison Karo-karo MSi) dan Dandim 0205/TK diwakili Kasdim Mayor Inf. Arjun Sidauruk. Acara pembukaan bertempat di Aula Makodim 0205/TK Desa Raya Berastagi.

bela-negara“Pelatihan Bela Negara mendapat respon positip peserta dari kalangan pelajar dan kepala sekolah serta guru-guru yang mengirim anak didiknya,” kata Drs. Edison Karo-karo kepada Sora Sirulo kemarin [Kamis 8/9].

Pada kesempatan itu, Sekdakab Karo dr. Saberina beru Tarigan mengatakan, dewasa ini kehidupan berbangsa kita dihadapkan kepada tantangan internal maupun eksternal, ditandai dengan terjadinya perubahan dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Perkembangan global dan perubahan arus reformasi serta dinamika kehidupan politik yang dialami bangsa Indonesia banyak mempengaruhi dan merubah pola pikir anak bangsa. Perobahan pola pikir ini ada yang menuju pada nilai-nilai perbaikan, namun banyak juga menimbulkan dampak krisis multi dimensi. Antara lain krisis moral, dengan semakin menipisnya rasa persaudaraan, semakin tergusurnya rasa cinta tanah air, semakin kurangnya pemahaman tentang pentingnya rasa persatuan dan kesatuan bangsa, kurangnya pemahaman bela negara dan krisis lainnya terutama yang menghinggapi generasi muda bangsa,” papar Saberina.




Menyadari hal tersebut Saberina menganggap pendidikan bela Negara bagi pelajar SMA/ sederajat perlu dilaksanakan. Karena bela negara adalah sikap dan prilaku warga negara yang dijiwai kecintaannya kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam menjalani kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara seutuhnya.

Ketua panitia pelaksana (Salomo Surbakti SE) melaporkan bahwa peserta pelatihan pendahuluan bela negara sebanyak 100 orang pelajar SMA/ sederajat.

“Dengan matrix kegiatan pendalaman materi dan pelatihan di lapangan selama 20 kali pertemuan mulai 2 September sampai dengan 5 November 2016 di Makodim 0205/TK. Selanjutnya mengikuti perkemahan selama dua hari 11 dan 12 November di Bumi Perkemahan Sibolangit dan diakhiri dengan seminar bela negara pada 18 November di Makodim di Desa Raya,” kata Salomo.

Materi pelatihan ini sendiri adalah baris berbaris (PBB) latihan dasar kemiliteran, pendalaman tentang 4 pilar kebangsaan, pelatihan 5 krida yaitu, navigasi darat, penanggulangan bencana, pioneering, mountaineering dan survival.








Leave a Reply